Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Gelar Pemilu untuk Perpanjang Kekuasaan Putin

📅 Sabtu, 16 Mar 2024, 02:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Russia Gelar Pemilu untuk Perpanjang Kekuasaan Putin Doc: AFP/NATALIA KOLESNIKOVA
Ket. Pemilu Russia | Seorang tentara hendak memberikan hak suaranya dalam pemilihan umum di sebuah TPS di Moskwa, Jumat (15/3). Pemilu ini dilaksanakan untuk memilih presiden dimana Vladimir Putin dipastikan akan terus berkuasa selama 6 tahun lagi. 

MOSKWA - Warga Russia pada Jumat (15/3) mulai memberikan suaranya dalam pemilihan presiden yang berlangsung selama tiga hari. Pemungutan suara ini akan memberikan pemimpin veteran Vladimir Putin masa jabatan enam tahun lagi ketika konflik yang berkecamuk di Ukraina menyebar lebih jauh ke wilayah Russia.

Setelah sebelumnya berkuasa sebagai presiden atau perdana menteri sejak hari terakhir tahun 1999, mantan agen KGB ini menganggap pemilu ini sebagai bentuk kesetiaan dan dukungan rakyat Russia terhadap serangan militernya terhadap Ukraina, yang kini memasuki tahun ketiga.

Dalam pesan pra-pemilu yang disiarkan di TV pemerintah pada Kamis (14/3), Putin mendesak warga Russia untuk mendukungnya dalam menghadapi masa sulit bagi negara.

"Kita telah menunjukkan bahwa kita bisa bersama-sama, membela kebebasan, kedaulatan, dan keamanan Russia. Saat ini sangat penting untuk tidak menyimpang dari jalur ini," kata dia.

Kepercayaan diri pemimpin Kremlin itu kian meningkat karena pasukannya baru-baru ini berhasil mengamankan wilayah teritorial pertama mereka di Ukraina dalam hampir satu tahun.

Dengan semua lawan utama Putin tewas, di penjara atau di pengasingan, hasil pemungutan suara ini tidak diragukan lagi. Sebuah lembaga jajak pendapat yang dikelola pemerintah memperkirakan awal pekan ini bahwa Putin akan memperoleh lebih dari 80 persen suara.

Kemenangan akan memungkinkannya untuk tetap berkuasa hingga tahun 2030, lebih lama dari pemimpin Russia mana pun sejak Catherine yang Agung pada abad kedelapan belas.

Sementara itu kelompok hak asasi manusia mengatakan pemilu kali ini tidak akan bebas dan tidak adil.

Otoritas pemilu melarang beberapa kandidat oposisi yang nyata untuk mencoba mencalonkan diri melawan Putin. Namun mereka yang menentang Putin masih berharap dapat merusak proses demokrasi tersebut.

Pemungutan suara juga dilakukan di wilayah pendudukan di Ukraina timur yang diklaim telah dianeksasi oleh Russia. Tentara dengan senjata tempur lengkap menemani petugas pemilu di wilayah timur Donetsk saat mereka mendirikan tempat pemungutan suara keliling.

Kyiv mencap pemungutan suara tersebut sebagai sebuah lelucon dan mengatakan bahwa penyelenggaraan pemilu di wilayah timur Ukraina dan Crimea, yang dianeksasi Russia pada tahun 2014, adalah ilegal.

Juru bicara kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Matthew Miller, pada Kamis juga mengutuk pemungutan suara di wilayah yang dikuasai Russia. "AS tidak akan pernah mengakui legitimasi atau hasil pemilu palsu yang diadakan di Ukraina yang berdaulat," kata Miller.

Serangan Ukraina

Sepanjang pekan ini, Ukraina dilaporkan telah melancarkan beberapa serangan udara terbesarnya terhadap Russia menjelang pemilu dan beberapa serangan di antaranya mencapai ratusan kilometer ke dalam wilayah Russia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...

Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kualitas Udara Palembang Ma...
Daerah
Pascagempa, Jam Belajar Sis...

Latihan Gabungan TNI dan ADF

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Latihan Gabungan TNI dan ADF
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.