Bantu Korban Banjir Semarang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Pasok Logistik
Sabtu, 16 Mar 2024, 12:16 WIBSEMARANG - Kementerian Sosial mendirikan dapur umum di beberapa titik guna menyediakan logistik bagi warga Semarang yang dilanda banjir setelah hujan deras disertai petir dan angin kencang mengguyur sejak Rabu (13/3).
Berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial Kota Semarang, TNI, Polri, Relawan, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kemensos memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Demikian juga dengan Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan kesehatan masyarakat.
Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, didampingi Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), M. Delmi, dan Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Iyan Kusmadiana, meninjau kondisi banjir di beberapa wilayah, posko pengungsian, dan posko bantuan Kemensos pada Jumat (15/3). Kelurahan Kaligawe merupakan salah satu kawasan terdampak yang terparah.
"Kita membuat dapur umum di beberapa titik, sudah ada empat dapur umum yang kita dirikan namun juga ada beberapa dapur umum yang dibuat secara mandiri oleh warga juga akan kita bantu supply kebutuhan," kata Robben Rico
Kemensos, melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) bersinergi dengan Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta, Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Sentra Antasena Magelang, Sentra Margolaras Pati dan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta mengirimkan bantuan makanan siap saji, kebutuhan wanita dan anak, kasur, selimut, dan tenda kepada masyarakat terdampak banjir.
Kondisi banjir yang parah membuat masyarakat mengungsi ke tempat yang lebih aman seperti masjid, kantor kelurahan dan Gedung Serbaguna Universitas Semarang. Robben Rico bersama tim juga berkeliling mendistribusikan bantuan langsung kepada masyarakat yang berada di pengungsian salah satunya di Gedung Serbaguna Universitas Semarang.
"Tadi sampai jam 3 pagi kita keliling dibeberapa tempat alhamdulillah kita sudah supply berupa kasur dan selimut. harapannya warga bisa beristirahat dengan baik dan nyaman di pengungsian," ucap Robben.
Salah satu pengungsi, Etty, mengucapkan rasa terima kasihnya karena mendapatkan kasur dan selimut. "Sebelumnya, tidur hanya dengan alas tikar, sehingga selimut dan kasur ini sangat dibutuhkan untuk membuat tidur lebih nyaman," kata Etty.
Bantuan Kemensos untuk bencana banjir di Kota Semarang sebesar Rp3,088 miliar yang dikirimkan dari beberapa Sentra Terpadu, Sentra, BBPPKS dan gudang pusat Bekasi.
Hingga saat ini Kemensos dengan berbagai pihak terus melakukan pelayanan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut bentuk komitmen Kemensos membantu masyarakat yang terdampak banjir agar dapat melewati masa sulit ini dengan lebih baik.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Menata Ulang Titik Reklame demi Menjaga Estetika Kota
-
Tol Jambi-Rengat Rp17 Triliun Dikebut, Pembebasan Lahan Ditargetkan Tuntas Desember 2026
-
Empat Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Madiun dalam Proses Pembangunan
-
John Stones Resmi Gabung Inter Milan, Siap Buka Babak Baru di Serie A
-
Link dan Cara Cek Penerima Bansos PKH BPNT Bulan Agustus 2026
-
Bukan Cuma Hoaks, Era Post-Truth Bikin Publik Mudah Percaya Informasi yang Sesuai Keyakinan
-
Jackie, Si Elang Botak yang Viral Mati Setelah Jalani Perawatan Intensif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.