Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Budi Berharap Seluruh jajaran Kolaborasi Lintas Sektor saat Layanan Arus Mudik

📅 Rabu, 13 Mar 2024, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Budi Berharap Seluruh jajaran Kolaborasi Lintas Sektor saat Layanan Arus Mudik Doc: dephub.go.id

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, meminta kepada seluruh jajaran, khususnya yang berada di daerah Jawa Barat agar meningkatkan kolaborasi bersama lintas sektor guna memberikan pelayanan terbaik di semua moda transportasi saat arus mudik Lebaran 1445 Hijriah.

"Instruksi presiden, mudik harus lancar, aman, dan nyaman. Karenanya perlu kolaborasi dengan berbagai pihak, meskipun dalam hal ini Kemenhub jadileading sector-nya. Dan sejauh ini, kolaborasi kami berjalan baik denganstakeholderterkait," kata Budi dalam keterangan di Jakarta, Minggu (11/3).

Untuk tujuan itu, Menhub mengecek kesiapan infrastruktur transportasi jelang arus mudik Lebaran 2024 di beberapa lokasi di Jawa Barat meliputi Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Tol Cisumdawu dan Tol Cipali, serta Stasiun Kereta Api Cirebon. Dalam peninjauan tersebut, Budi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan arus mudik.

Menurut Budi, untuk memastikan kelancaran arus mudik, perlu koordinasi dan kolaborasi mulai dari Kemenhub, Korlantas Polri, Pemerintah Daerah, Jasa Marga, Angkasa Pura, PT KAI, dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait lainnya.

"Saya ingin memastikan infrastruktur dan pelayanan di semua moda transportasi telah siap untuk menghadapi pergerakan masyarakat pada arus mudik Lebaran nanti," ujar Menhub.

Lebih lanjut, Budi mengimbau masyarakat yang ingin mudik agar mempersiapkan diri dengan baik, dan jika memungkinkan melakukan mudik lebih awal.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan bersama Menhub memastikan bahwa titik-titik krusial di Jawa Barat yang berpotensi macet dan terjadi kecelakaan, seperti di Tol Cisumdawu, Tol Cipali KM 152, dan KM 188, dapat dikelola dengan baik saat arus mudik nanti.

Dengan begitu, kata Aan, arus lalu lintas di titik-titik tersebut diharapkan bisa lancar dan angka kecelakaan dapat ditekan.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut PJ Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Hendro Sugiatno, Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian PUPR, Triono Junoasmono, serta perwakilan Jasa Marga, Angkasa Pura II, dan PT KAI. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.