Nyepi dan Ramadan yang Bersamaan Pupuk Toleransi

Selasa, 12 Mar 2024, 01:20 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyatakan Hari Raya Nyepi dan hari awal Bulan Suci Ramadan dalam waktu yang bersamaan merupakan momentum untuk memupuk nilai-nilai toleransi beragama.

Dia mengatakan kerukunan antarumat beragama harus terus dipupuk dengan memperkokoh landasan toleransi, dengan menumbuhkan sikap saling menghormati terhadap hak dan kewajiban setiap warga negara.

Ket. Foto: Wakil Presiden Ma’ruf Amin — Sumber: BPMI - Sekretariat Wakil Presiden

"Pelaksanaan acara keagamaan yang berbeda dan terjadi dalam waktu yang bersamaan merupakan bagian dari momentum untuk memupuk nilai-nilai toleransi dan saling menghormati setiap anak bangsa dalam upaya mewujudkan kerukunan sesama umat beragama di tanah air," kata Lestari dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (11/3).

Dia mengatakan bahwa sikap menghormati antarsesama manusia merupakan sebuah kewajiban dalam proses berbangsa dan bernegara. Dengan keberagaman di berbagai bidang yang dimiliki oleh Indonesia, dia pun yakin hal tersebut bisa menumbuhkembangkan nilai-nilai toleransi.

Menurutnya kebhinekaan yang ada di tanah air harus mampu dimanfaatkan sebagai bagian dari kekuatan yang kita miliki. Dalam proses membangun bangsa dan negara menjadi lebih baik, menurutnya beragam potensi dan sumber daya yang berbeda-beda perlu menjadi satu kekuatan.

Perkuat Persaudaraan

Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan bahwa bulan Ramadan merupakan madrasah bagi umat Islam untuk melakukan pendidikan diri dalam rangka mencapai penyucian diri dan pemurnian jiwa serta memperkuat persaudaraan antara sesama bangsa, dan persaudaraan antara sesama manusia.

"Persiapan fisik maupun mental perlu dilakukan umat Islam dalam menyambut bulan Ramadan. Persiapan mental dilakukan dengan menyucikan niat bahwa ibadah kita semata mata untuk menjadikan kita insan yang bertakwa," ucap Wapres melalui keterangan video yang diterima di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan terdapat tiga manfaat dari ibadah puasa yang kita laksanakan. Pertama, manfaat kejiwaan atau spiritual. Manfaat kedua dari ibadah puasa ialah sosial kemasyarakatan.

Manfaat terakhir, kata Wapres, terkait dengan kesehatan. Lebih lanjut, ia menyatakan bangsa Indonesia juga baru saja melewati gelaran pesta demokrasi Pemilu 2024 yang terlaksana dengan aman dan damai. Kendati demikian, Wapres juga mengingatkan gelaran pemilu pasti akan melahirkan perbedaan pilihan dan pandangan.

"Tetapi kita tidak boleh membiarkan pemilu atau apapun menjadi alasan retaknya tali persaudaraan antara sesama muslim dan sesama bangsa," ujar Wapres.

Untuk itu, Wapres menyatakan bulan Ramadan menjadi momen yang pas untuk mempererat silaturahim, memperkokoh Ukhuwah Islamiyah, persaudaraan antarumat Islam, persaudaraan antara sesama bangsa, dan persaudaraan antara sesama manusia.

Terkait Hari Raya Nyepi, Wapres mengharapkan menjadi sebuah refleksi yang indah bagi semua manusia. "Hari Raya Nyepi yang dijalankan umat Hindu sejatinya menjadi refleksi yang indah bagi kita semua," kata Wapres.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.