Harga Minyak Naik Sedikit Lebih Cepat dari Perkiraan Permintaan
Selasa, 12 Mar 2024, 10:47 WIBBEIJING - Harga minyak naik pada awal perdagangan Asia, namun pergerakan harga terbatas karena pasar menunggu laporan bulanan dari lembaga perminyakan.
Minyak Brent berjangka untuk pengiriman Mei naik 23 sen menjadi $82,44 per barel pada pukul 02.21 GMT.Kontrak minyak mentah AS bulan April naik 17 sen menjadi berakhir pada $78,10 per barel.
"Minyak mentah diperdagangkan dalam kisaran yang ketat karena para pedagang menunggu perkiraan permintaan dari laporan bulanan tiga lembaga minyak utama," kata analis dari ANZ dalam sebuah catatan.
"Meskipun kami yakin perkiraan tersebut sebagian besar tidak akan berubah, kejutan kenaikan apa pun akan meredakan kekhawatiran terhadap permintaan," kata ANZ, mengacu pada Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, Badan Energi Internasional, dan Administrasi Informasi Energi.
Harga sebagian besar tidak berubah pada hari Senin (11/3) karena kekhawatiran pasokan minyak terkait dengan konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah mereda.
Israel pada Senin sedang mengecek apakah mereka telah membunuh wakil pemimpin militer Hamas dalam serangan udara di Gaza, ketika prospek gencatan senjata memudar selama bulan suci Ramadhan. Namun perang tersebut tidak menyebabkan gangguan pasokan yang signifikan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Harga Minyak Mentah Anjlok, Saham Melonjak Setelah AS-Iran Capai Kesepakatan Damai
-
Harga Minyak Mentah Lanjutkan Kenaikan, Saham Asia Merosot Seiring Pudarnya Harapan Perundingan Damai
-
Kedatangan Paus Leo XIV di Kilamba
-
Kabar Gembira bagi Warga Jasinga, Jalur KRL Akan Diperpanjang Sampai Jasinga
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Sebagian Besar Wilayah RI pada Minggu
-
Car Free Night di DKI Jakarta di Malam Takbiran Tunggu Hasil Sidang Isbat
-
Harga Minyak Mentah Turun Karena Optimisme Perundingan Damai AS-Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.