Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Tiga Strategi Pemkab Nagan Raya untuk Menurunkan Angka Kemiskinan Esktrem

📅 Senin, 11 Mar 2024, 09:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Tiga Strategi Pemkab Nagan Raya untuk Menurunkan Angka Kemiskinan Esktrem Doc: ANTARA/Teuku Dedi Iskandar
Ket. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Rahmatullah.

Meulaboh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, melakukan tiga strategi untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.

Pemkab Nagan Raya mencatat angka kemiskinan ekstrem di daerah itu pada 2022 sebesar 3,63 persen, turun menjadi 3,23 persen pada 2023.

"Tiga strategi untuk menurunkan angka kemiskinan ekstremitu yakni pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan dan pemberdayaan masyarakat, serta pengurangan jumlah kantong-kantong kemiskinan," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nagan Raya Rahmatullah di Suka Makmue, Ahad

Ia menjelaskan strategi pertama yaitu mengurangi beban pengeluaran masyarakat dengan memberikan beasiswa untuk siswa dan santri miskin, pemberian bantuan sosial untuk anak yatim dan disabilitas, santunan kematian, serta bantuan langsung konsumtif untuk fakir dan miskin.

Strategi kedua yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat miskin dan miskin ekstrem melalui pemberdayaan ekonomi, pemberian pelatihan kerja, penyaluran bantuan untuk petani, pekebun, peternak, dan nelayan, serta peningkatan prasarana sarana dan pertanian.

Strategi ketiga yaitu mengurangi kantong-kantong kemiskinan dengan usaha yang dilakukan berupa bantuan pembangunan atau perbaikan rumah layak huni bagi fakir dan miskin, pengelolaan dan pengembangan sistem air minum di wilayah yang terdapat warga miskin.

Untuk menjalankan ketiga strategi tersebut, kata dia, Pemkab Nagan Raya menggunakan anggaran dari berbagai sumber dariAPBKdan dana CSR perusahaan untuk penanganan kemiskinan.

"Dana tersebut juga digunakan untuk memberdayakan kegiatan masyarakat, serta mengalokasikan 25 persen dana desa untuk percepatan penurunan kemiskinan ekstrem di setiap desa," kata Rahmatullah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Jakarta Kenalkan Destinasi ...
Megapolitan
Warga Jakarta dan Sekitarny...

Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Nunjem

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Harga Tandan Buah Segar Kel...

Dunia Pendidikan Dibuat Susah Kabut Asap

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dunia Pendidikan Dibuat Sus...

Era Digital Makin Meninggalkan Etika Jurnalistik?

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Era Digital Makin Meninggal...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.