Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPDAS Baturusa tanam seribu bibit buah di Desa Namang

📅 Jumat, 08 Mar 2024, 16:25 WIB | Oleh:
BPDAS Baturusa tanam seribu bibit buah di Desa Namang Doc: ANTARA/ Elza Elvia
Ket. BPDAS Baturusa melakukan penanaman seribu bibit tanaman buah di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah.

Pangkalpinang - Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Baturusa Cerucuk, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan penanaman seribu bibit tanaman buah dan tanaman keras di lahan seluas 1,7 hektare di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah.

Kepala BPDAS Baturusa CerucukMuchtar Effendi di Pangkalpinang, Jumat, mengatakan bibit yang ditanam, yaitu mangga 100 batang, jambu kristal (100), jambu citra (90), sawo (50), durian (10), kelengkeng(50), jengkol (25), sedangkan tanaman keras, yaitu nyatoh(50) dan pelawan (25).

"Pada kegiatan ini kami juga menyiapkan bibit aneka jenis pohon hasil persemaian sederhana di BPDAS Baturusa Cerucuk Babel dengan jumlah bibit 500 batang," kata dia.

Dia mengatakan tempat penanaman ini merupakan lokasi kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan sekaligus tempat wisata hutan pelawan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penanaman pohon serentak ini tahap keempat yang sudah dilakukan BPDAS Baturusa Cerucuk sebagai rangkaian penanaman pohon serentak sekaligus memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-41 yang akan diperingati pada 16 Maret 2024.

"Ini langkah nyata kita untuk terus melakukan penanaman pohon di seluruh wilayah Indonesia sepanjang musim penghujan," katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk terus melakukan penanaman pohon karena selain bisa menjaga kelestarian lingkungan juga akan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Kita patut bersyukur Indonesia memiliki potensi dan sumber daya lahan basah yang begitu melimpah, untuk itu mari kita tanamkan harapan masa depan hijau yang berkelanjutan melalui partisipasi aktif seluruh pihak dan masyarakat dalam meningkatkan aksi konkret ini agar terwujudnya dunia yang lebih baik dan berkelanjutan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.