Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

64 Universitas Turut Mengawal Konsep Pembangunan IKN

📅 Jumat, 08 Mar 2024, 15:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
64 Universitas Turut Mengawal Konsep Pembangunan IKN Doc: istimewa
Ket. Penandatanganan nota kesepahaman antara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan ASPI di Universitas Diponegoro, Semarang pada Jumat (8/3).

SEMARANG - Sebanyak 98 program studi dari 64 universitas di seluruh Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) berkomitmen mengawal konsep pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Fondasi perencanaan pembangunan di Nusantara dikukuhkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan ASPI di Universitas Diponegoro, Semarang pada Jumat (8/3).

Nota Kesepahaman ini menandai komitmen bersama untuk mengintegrasikan inovasi dan keahlian ke dalam perencanaan dan pengembangan wilayah, dengan fokus khusus pada pembangunan Nusantara.

Memfokuskan pada pentingnya kerjasama lintas sektor, Nota Kesepahaman ini menginisiasi pembentukan Forum Akademik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) IKN sebagai wadah untuk pertukaran ide, penelitian, dan implementasi strategi inovatif yang mendukung pembangunan IKN dan pengembangan wilayah secara keseluruhan.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan kebijakan, peningkatan pengetahuan dan kompetensi SDM, pembentukan institusi pengelolaan pengetahuan, dan pembangunan jejaring nasional serta internasional, semuanya untuk mendukung inisiatif ini, serta kegiatan lain yang disepakati.

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mendorong profesi perencanaan pembangunan untuk selalu mengikuti perkembangan tren global di perencanaan pembangunan. Selain itu, dengan adanya Nota Kesepahaman ini, Bambang berharap akan muncul sebuah dokumentasi atau diskursus kolaborasi mengenai pembangunan Nusantara.

"Kami percaya bahwa kolaborasi dengan ASPI akan membawa perspektif baru dan inovatif dalam perencanaan dan pengembangan Ibu Kota Nusantara, sejalan dengan visi kami untuk menciptakan kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur tetapi mengikuti perkembangan perencanaan pembangunan yang berjalan dengan digitalisasi dan dekarbonisasi," kata Bambang.

Sejalan dengan itu, Adiwan Fahlan Aritenang selaku Ketua ASPI mengatakan, "Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi komunitas akademis dan praktisi perencanaan di Indonesia untuk berkontribusi secara aktif dalam pembangunan ibu kota baru. Kami berkomitmen untuk mendukung OIKN dengan sumber daya pengetahuan dan inovasi yang kami miliki."

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini diharapkan dapat memperkuat jaringan kerja sama antara lembaga pemerintah dan akademis serta meningkatkan kualitas perencanaan dan pengembangan urban di Indonesia, khususnya dalam mewujudkan Nusantara yang berkelanjutan.

ASPI yang beranggotakan 98 program studi dari 64 universitas di seluruh Indonesia, menyediakan wadah yang kuat untuk kerja sama akademik dan praktis dalam mendukung inisiatif pengembangan wilayah. Dengan jangkauan dari Sabang hingga Merauke, ASPI membawa keberagaman perspektif dan sumber daya yang signifikan untuk mendukung inisiatif Otorita IKN dalam menciptakan Nusantara yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.