Menanti Arah Kebaijakan The Fed
Kamis, 07 Mar 2024, 10:25 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah, hari ini (7/3). Peluang pelemahan terbuka jika terdapat kejutan dari pidato Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed, Jerome Powell terkait kebijakan suku bunga acuan.
Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong melihat pergerakan rupiah akan tergantung pidato Powell. Namun, investor juga masih mengantisipasi data cadangan devisa (cadev) Indonesia dan data perdagangan Tiongkok.
Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dolkar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (7/3), bergerak di kisaran15.650-15.750 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada akhir erdagangan Rabu (6/3), menguat 66 poin atau 0,42 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.705 rupiah per dollar AS.
"Pasar akan menunggu pernyataan Jerome Powell hari ini, menunggu akan adanya petunjuk arah kebijakan moneter," kata ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto di Jakarta.
Rully mengatakan pasar masih diliputi oleh spekulasi akan pemangkasan suku bunga The Fed yang kurang agresif. Ada juga pandangan yang berkembang bank sentral AS kemungkinan akan mulai menurunkan tingkat suku bunga AS pada Juni 2024.
Jerome dijadwalkan akan menyampaikan pidatonya di Kongres, Rabu (6/3) dan Kamis (7/3).
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Indo Livestock 2026 Expo dan Forum Perkenalkan Grand Championship, Tingkatkan Standar Kompetisi Ternak Nasional.
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
RI Dorong Kemandirian Plastik
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
-
Serunya Main Bareng Tanpa Gawai di Surabaya
-
Bank Indonesia Pastikan “All Out” 24 Jam Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
Meski Resilien, Ruang Fiskal APBN Mulai Hadapi Tekanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.