Jembatan Pulau Balang Tampung Lalu Lintas ke IKN
Rabu, 06 Mar 2024, 03:23 WIBKALIMANTAN TIMUR - Satuan tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) mengungkapkan pemerintah pusat membangun kembaran jembatan Pulau Balang dengan membangun duplikasi bentang pendek jembatan itu untuk menampung arus lalu lintas saat IKN sudah terbangun.
Jembatan Pulau Balang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, jelas Kepala Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga di Penajam, kemarin.
Jembatan Pulau Balang juga bakal terkoneksi dengan Bandar Udara (Bandara) Naratetama prasarana penunjang transportasi IKN, yang sedang dibangun di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Sehingga membangun kembaran bentang pendek jembatan Pulau Balang itu perlu sebagai penunjang untuk kelancaran arus lalu lintas transportasi menuju IKN.
Pemerintah pusat membangun duplikasi bentang pendek jembatan Pulau Balang, menurut dia, karena dinilai jembatan yang ada saat ini tidak mampu menampung arus lalu lintas ketika IKN telah terbangun.
Kembaran bentang pendek jembatan Pulau Balang dirancang sama panjang dengan bentang pendek jembatan Pulau Balang, yakni 470 meter yang rampung dibangun Provinsi Kalimantan Timur pada 2015.
Anggaran pedoman perancang jembatan lengkung di Kelurahan Pantai Lango di Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur itu sekitar 2,1 triliun rupiah, dana pembangunan fisik lebih kurang 331,88 miliar rupiah.
"Anggaran pembangunan dan pembebasan lahan bersumber sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)," ujarnya.
"Duplikasi jembatan yang dibangun pemerintah pusat itu, sejajar dengan bentang pendek jembatan Pulau Balang," tambahnya.
Kembaran bentang pendek jembatan Pulau Balang itu untuk mencegah kemacetan lalu lintas saat jembatan penghubung Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kota Balikpapan dioperasikan pada tahun ini (2024).
"Kemajuan pembangunan duplikasi Jembatan Pulau Balang itu sekitar 71 persen, ditargetkan selesai 100 persen pada Juli 2024, kemudian Jembatan Pulau Balang dioperasikan untuk umum pada Agustus 2024," kata Danis.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut progres pembangunan Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) sesuai rencana dan diharapkan pada Juli 2024 sudah bisa diuji coba.
Menhub meninjau proyek Bandara IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis lalu. "Saya lihat pembangunan Bandara IKN progresnya bagus. Pengerjaannya juga sesuai arahan Presiden, yakni tetap mempertahankan kehijauan alam sekitar. Saya harap pembangunan Bandara IKN dapat sesuai rencana sehingga bisa diujicobakan pada bulan Juli nanti," kata Menhub.
Ia menjelaskan bahwa saat ini di lokasi pembangunan bandara tengah dilakukan pekerjaan lanjutan cut & fill area peribadatan, rumah dinas, perkantoran, gedung laboratorium, kantin, akses jalan perimeter barat, dan parkiran untuk VIP. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Naikkan Target Pendapatan Negara 2027
-
Andoni Iraola Tiba di Liverpool, Selangkah Lagi Resmi Gantikan Arne Slot di Anfield
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
160 Kios Ilegal di Kawasan Puncak Cianjur Dibongkar, Pedagang Terima Kompensasi Rp10 Juta
-
Pasutri Pemilik WO Marwah Ditangkap Polisi, Puluhan Calon Pengantin Kena Tipu
-
Gelar RUPST 2025, PPRO Dorong Akselerasi Pemulihan dengan Penguatan Fundamental Usaha
-
Kecelakaan Tunggal di Cikoko, Transjakarta Minta Maaf
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.