Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Bisa segera Diwujudkan, Menhan AS dan Israel Bahas Situasi Gaza Termasuk Pengiriman Bantuan

📅 Jumat, 01 Mar 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Bisa segera Diwujudkan, Menhan AS dan Israel Bahas Situasi Gaza Termasuk Pengiriman Bantuan Doc: Antara/Jim Lo Scalzo/Pool via Xinhua
Ket. Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin.

Jakarta - Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Menhan Israel Yoav Gallant membahas situasi di Jalur Gaza melalui telepon, termasuk pembebasan sandera dan pengiriman bantuan, demikian pernyataan Pentagon.

Menurut pernyataan resmi yang dikeluarkan Sekretaris Pers Pentagon Mayjen Pat Ryder, Austin meminta penilaian Gallant mengenai negosiasi pembebasan para sandera yang ditahan oleh Hamas, dan mereka juga membahas "kebutuhan mendesak" akan lebih banyak bantuan kemanusiaan untuk menjangkau warga sipil Palestina serta perlunya "memfasilitasi rute baru bantuan ke Gaza Utara."

"Austin danGallant menyetujui perlunya meloloskan Tambahan Keamanan Nasional bipartisan dari Presiden Biden," tambah pernyataan tersebut seperti dilansir Anadolu.

Permintaan tambahan dana keamanan nasional senilai 95 miliar dolar itu mencakup pendanaan untuk Ukraina, serta Israel dan Taiwan.

Presiden AS Joe Biden dan Senat mendesak DPR yang dikuasai Partai Republik untuk meloloskan paket bantuan tersebut. Namun ketua DPR Mike Johnson menolak seruan pemungutan suara, dan menyerukan lebih banyak tindakan keamanan perbatasan.

Israel telah membunuh lebih dari 30.000 orang di Jalur Gaza sejak serangan 7 Oktober oleh kelompok Palestina Hamas.

Sekira 1.200 orang tewas dalam serangan awal tersebut dan 240 orang disandera, setengah dari mereka telah dibebaskan dalam gencatan senjata singkat pada November.

Operasi militer Israel telah meluluhlantakkan Gaza, menyebabkan pengungsian dan penderitaan massal.

Di tengah kecaman internasional, Israel mengatakan akan melancarkan invasi darat ke Rafah, Jalur Gaza selatan apabila kesepakatan tidak tercapai pada bulan suci Ramadan.

Biden mengatakan dia berharap gencatan senjata dapat dilakukan pada awal pekan depan karena perundingan untuk menghentikan peperangan dan menjamin pembebasan tawanan tampaknya akan cepat dirampungkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.