Keren Kebijakan Ini, BKSDA Maluku Kenalkan Satwa Liar Dilindungi kepada Anak Usia Dini

Jumat, 01 Mar 2024, 00:16 WIB

Ambon - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku mengenalkan satwa liar dilindungi untuk anak usia dini sebagai upaya menumbuhkembangkan pengetahuan satwa.

Hal ini dikenalkan kepada38 anak dari sekolah TK Kartika XIII-1 Ambon dalam kunjungan trip edukasi di Pusar Konservasi Satwa (PKS) Kepulauan Maluku.

Ket. Foto: BKSDA Maluku mengenalkan satwa kepada anak-anak TK di Ambon. — Sumber: ANTARA/Winda Herman

"Kegiatan trip edukasi ini bertujuan untuk mengajarkan anak-anak dalam mengenal dan mempelajari dunia binatang ciptaan Tuhan, khususnya satwa liar yang ada di Maluku," kata Polisi Hutan (Polhut) BKSDA Maluku Seto, di Ambon, Kamis.

Ia mengatakan, ini juga akan menumbuhkan rasa sayang, pengetahuan terhadap hewan dan rasa syukur kepada Tuhan. Dalam kegiatan ini, petugas memperkenalkan beberapa jenis-jenis satwa yang ada di PKS beserta habitat penyebaran alaminya.

Selain itu, anak-anak dibawa serta melakukan praktik berinteraksi langsung dengan satwa liar khususnya dalam perawatan satwa seperti memberi makan anakan burung dan memberi makan primata.

"Kegiatan pengenalan satwa yang dilakukan sejak dini merupakan suatu pengetahuan baru bagi anak-anak, yang mereka dapat secara langsung melihat dan berinteraksi dengan satwa liar sehingga menjadi pengalaman yang sangat berharga dan berguna bagi masa depan mereka," ujarnya.

Kegiatan edukasi ini dilakukan secara interaktif dan menarik, dengan harapan dapat membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan dan mampu menjadi agen perubahan dalam pelestarian alam.

BKSDA terbuka kepada siapa pun yang ingin mempelajari terkait satwa-satwa endemik Maluku yang dilindungi undang-undang, dan bagaimana keberlangsungan hidup mereka (satwa).

"BKSDA berharap melalui edukasi ini, anak-anak dapat tumbuh dengan rasa tanggung jawab terhadap keberlanjutan alam dan satwa liar di sekitarnya," kataSeto.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Joe Taslim Dirumorkan Jadi Mister Negative di Film Spider-Man Berikutnya

Sydney Sweeney Tantang Tom Cruise Lewat Aksi Wing-Walking ala Mission: Impossible

Bukan sekadar Kain Hiasan, Wastra Ecoprint Flora Benuanta, Rekam Jejak Keanekaragaman Hayati Kalimantan, Sebuah Keindahan Tanpa Duplikat

Karya Kreatif Indonesia 2026: UMKM Jambi Binaan BI Raup Penjualan Rp675,87 Juta

Dorong Keberlanjutan Sektor Bangunan, Schneider Electric Kampanyekan Teknologi Berbasis Data

PLTS 100 GWp Hemat APBN Rp73 Triliun per Tahun dan Ciptakan 5,5 Juta Lapangan Kerja

Kolaka Jadi Lumbung Padi Sultra, Pemkab Siapkan Lahan untuk RMU

Konflik Sudan Selatan Memanas, Dua Personel Perdamaian PBB Asal Ethiopia Tewas Ditembak

Seolah Tak Pernah Padam, Horor Wabah Ebola Kongo Tembus 5.500 Kasus

Perkuat Kemitraan Industri, RI-India Bidik Kolaborasi di EV, Semikonduktor & Digital

Pemkab Karawang Salurkan Puluhan Pompa untuk Petani Atasi Kekeringan

184 Ribu Warga Jateng Terdampak Kekeringan, PU Distribusikan Air Bersih ke 24 Kabupaten

Pengembangan Ekraf Berbasis Wellness Didorong Wamenekraf jadi Peluang Baru Pertumbuhan Ekonomi

BPBD Gunungkidul Salurkan 2,4 Juta Liter AIr selama Kekeringan

Dirut PLN: Indonesia Jalankan Proyek PLTS Terbesar di Dunia

Polisi Tangkap WNA Malaysia Terkait Peredaran Vape Narkoba

Fantastis! Produk Kreatif Binaan BI Kaltim Raup Omzet Rp1,14 Miliar di Ajang KKI Jakarta

Kabar Baik untuk Warga Tabukeker, PLTMH Buka Akses Listrik dan Air Bersih.

KTP Tak Laku Buat Memperoleh Kartu SIM baru, Lalu Pakai Apa?

Kawasan Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Pemkot Bandung jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Wisata Kuliner dan Ekraf

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.