Industri Asuransi Dorong Pengelolaan Sampah
Rabu, 28 Feb 2024, 09:30 WIBJAKARTA - Perusahaan asuransi terus mendorong insiatif sustainability untuk menjaga lingkungan. Setelah membantu 12.000 masyarakat tahun lalu, pada 2024 Great Eastern Life Indonesia kembali melakukan inisiatif serupa dengan mengambil langkah nyata dalam membuktikan komitmen pengelolaan sampah di lingkungan internal perusahaan.
Head of Marketing Great Eastern Life Indonesia, Roy Hendrata Gozalie menuturkan sebagai bentuk keseriusannya pihaknya menggandeng Rekosistem sebagai penyedia pengelolaan sampah (waste management) untuk memastikan bahwa produksi sampah harian di kantor Great Eastern Life Indonesia tidak berujung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
"Komitmen ini mencerminkan tanggung jawab sosial Great Eastern Life Indonesia yang berlandaskan pada tiga pilar keberlanjutan (sustainability), yaitu lingkungan (environment), sosial (social), dan tata kelola (governance)," ungkap Roy Hendrata dalam momentum Sustainability Kick Off 2024 di Jakarta, kemarin.
Adanya inisiatif sustainability terang Roy seiring dengan data terbaru dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI bahwa jumlah timbunan sampah di Indonesia per 2023 mencapai 17,5 juta ton dan 33,5 persen di antaranya atau sejumlah 5,8 juta ton tidak berhasil terkelola dengan baik.
"Dengan inisiatif ini Great Eastern Life Indonesia terus berkomitmen menjalankan Creating Share Value (CSV) yang mengintegrasikan kepentingan ekonomi sekaligus menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan," pungkas Roy.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Volume Sampah Meningkat Hingga 20 Ton per Hari Selama Ramadan
-
Pemkab Penajam Paser Utara Pantau Harga-Pasokan Pangan saat Ramadan
-
Era Perbankan Tanpa Batas 2026: Accenture Ungkap 6 Tren Utama yang Mengubah Industri
-
Ini Dia Para Top CEO dan Best Unitlink 2026 yang Raih Award dari Media Asuransi
-
MBG untuk Lansia? Mensos sebut Masih Dalam Tahap Pematangan Konsep
-
Evaluasi Bertahap untuk Kesejahteraan Guru Paruh Waktu
-
Antisipasi PHK Massal PPPK, Legilastor Minta Pemerintah Longgarkan Kebijakan Alokasi Belanja Pegawai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.