Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koperasi Difasilitasi Kembangkan Inovasi

📅 Selasa, 27 Feb 2024, 04:00 WIB | Oleh:
Koperasi Difasilitasi Kembangkan Inovasi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan membuka Rakerda Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Bekasi 2024 di Hotel Nuanza Cikarang, Senin (26/2).

BEKASI - Koperasi-koperasi akan difasilitasi dalam rangka mengembangkan inovasi demi kemajuan unit usaha yang dijalankan. Sebab langkah ini dinilai dapat menopang perekonomian masyarakat selaku soko guru ekonomi bangsa.

"Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memfasilitasi kebutuhan koperasi," jelas Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Senin. Dia menyebut, Pemkab memfasilitasi rapat koordinasi tahunan Dekopinda.

Rapat untuk menghimpun seluruh gerakan koperasi untuk berkoordinasi dan menggali gagasan untuk kemajuan koperasi," tandasnya. Dari total 1.500 koperasi di Kabupaten Bekasi, 800 di antaranya masih aktif. Mereka memiliki beragam jenis usaha. Melalui inovasi, tingkat keaktifan koperasi diharapkan dapat terus bertambah.

"Saya harap 800 koperasi aktif terus ditingkatkan agar keanggotaannya juga terus bertambah. Demikian juga kontribusi terhadap ekonomi daerah. Pajak dari koperasi harus terus meningkat," tutur Dani. Pemkab Bekasi mendorong agar koperasi-koperasi melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu. Ini menjadi indikator keaktivan koperasi.

Dia juga telah menyiapkan sejumlah penghargaan kepada koperasi yang mampu melaksanakan roda organisasi dengan baik, termasuk menyelenggarakan RAT tepat waktu. "Kita akan memberikan sertifikat bagi koperasi-koperasi yang bisa melaksanakan RAT awal tahun. Kita juga member penghargaan "Koperasi Award" untuk koperasi berkinerja terbaik," tambahnya.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi, Toto Iskandar, menginformasikan bahwa kunci kekuatan koperasi adalah keberlangsungan koneksi antara dinas, Dekopinda, dan para pelaku. Toto mengaku Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi sudah banyak member kemudahan untuk koperasi. Salah satunya pembebasan biaya pembentukan koperasi.

"Kemudian memberikan pendampingan oleh tenaga ahli. Koperasi yang melaksanakan RAT akan diberikan penghargaan," katanya. Toto berharap sinergi yang sudah terbangun baik ini mampu dimanfaatkan secara optimal oleh segenap pengurus koperasi untuk memajukan unit usaha.

"Saya rasa yang telah dilakukan pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan koperasi di Kabupaten Bekasi sudah sangat baik. Kini tinggal para pengurus dan anggota koperasi mampu menemukan inovasi-inovasi dalam mengembangkan usaha," tutur Toto.

Penetrasi Pasar

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan penetrasi pasar untuk menyasar puluhan pedagang. Langkah ini guna mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

"Selain terus melakukan operasi pasar murah di setiap kecamatan, kami juga masuk pasar-pasar, mencapai pedagang," kata Kabid Pengendalian Barang Pokok dan Penting pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yenti. Helmi menjelaskan, penetrasi pasar dilakukan sebagai respons atas gejolak kenaikan harga bahan pokok yang telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Helmi melakukan verifikasi pedagang di 10 pasar tradisional sebagai tahap awal penetrasi pasar. Setelah mendapatkan 70 pedagang terverifikasi, penyaluran beras bermerek Stabilisasi Pangan dan Harga Pokok (SPHP) segera dilakukan.

Distribusi beras SPHP kepada 70 pedagang dilakukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh beras dengan harga di bawah eceran tertinggi. "Tiap-tiap toko beras menerima dua ton per pekan sampai stok beras SPHP di gudang Bulog habis," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.