Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wujudkan Bebas Stunting Baru, Ini yang Dilakukan Pemkot Sukabumi

24 Kamis, 22 Feb 2024, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wujudkan Bebas Stunting Baru, Ini yang Dilakukan Pemkot Sukabumi Wujudkan Bebas Stunting Baru, Ini yang Dilakukan Pemkot Sukabumi Doc: ANTARA/Dok/Aditya Rohman
Ket. Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji.

SUKABUMI - Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat kolaborasi antar-instansi untuk mewujudkan Kota Sukabumi Jawa Barat bebas kasus stunting baru (new zero stunting) di 2024, dengan menyelaraskan berbagai program percepatan penanganan stunting.

"Kolaborasi antar-instansi sangat penting dilakukan untuk mewujudkan Kota Sukabumi bebas kasus stunting baru pada 2024. Penanganan gagal tumbuh pada bayi atau anak pada usia dini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus bekerja sama," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji di Balai Kota Sukabumi, Rabu (21/2).

Menurut Kusmana, seperti diketahui pada 2022 kasus stunting di Kota Sukabumi masih berada di angka 19,2 persen. Maka dari itu, pihaknya terus berupaya untuk menekan angka ini menjadi 14 persen di 2024, salah satunya dengan kolaborasi percepatan penanganan stunting.

Setiap instansi yang berada di lingkungan Pemkot Sukabumi ikut terlibat dalam penanganan stunting dan memiliki program masing-masing. Tetapi program tersebut tidak bisa dilaksanakan secara maksimal jika tidak adanya kolaborasi.

Karena itu, kolaborasi ini tujuannya untuk menyelaraskan seluruh program yang ada, sehingga dalam pelaksanaannya tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga target 14 persen bisa tercapai di tahun ini.

Adapun yang menjadi target atau sasaran intervensi program adalah ibu hamil kurang energi kronis (KEK), kemudian bayi atau anak malnutrisi dalam jangka panjang (kronis) mulai dari kandungan hingga lahir, dan anak-anak yang berpotensi kurang asupan gizi seimbang.

"Maka dari itu, data menjadi yang paling penting dalam percepatan penanganan stunting jangan sampai ada perbedaan data sehingga intervensi program tidak berjalan maksimal," katanya.

Asisten Daerah (Asda) III Kota Sukabumi M Hasan Asari mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah menggelar forum perangkat daerah (FPD) yang dimotori oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Sukabumi.

Kegiatan tersebut tujuannya untuk menyelaraskan program-program percepatan penanganan stunting di Kota Sukabumi. Dengan ikhtiar bersama, pihaknya optimistis angka stunting di Kota Sukabumi bisa di bawah 14 persen di 2024, dan tidak ada lagi kasus baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage

UNDP Desak Percepatan Investasi Hijau

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
UNDP Desak Percepatan Inves...

Lisa Blackpink Rilis Video Musik “Tarantino”

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Lisa Blackpink Rilis Video ...
Luar Negeri
Tiongkok Tetapkan Status Si...

NASA: El Nino 2026 Mirip Peristiwa 1997

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
NASA: El Nino 2026 Mirip Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.