Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yere/Rahmat Ingin Segera Naik Kelas

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 16:34 WIB | Oleh:
Yere/Rahmat Ingin Segera Naik Kelas Doc: ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira
Ket. Ganda putra Indonesia Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Rahmat Hidayat saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (21/2).

JAKARTA - Ganda putra Indonesia Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Rahmat Hidayat mengatakan ingin terus berproses agar bisa segera naik kelas dan bersaing di turnamen-turnamen yang lebih tinggi lagi seperti BWF Super 100 hingga 1000.

"Mungkin dari segi chemistry atau mental, kami lebih kompak sekarang. Apalagi setelah dapat juara (Sri Lanka International Challenge) ini, kami makin percaya diri, tinggal nanti di Super 100, 300, 500… dicoba lagi sampai tembus juara," kata Yere saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, pasangan baru tersebut sepakat bahwa tidak terlalu sulit untuk beradaptasi dengan gaya bermain dan komunikasi masing-masing, mengingat keduanya pernah menjadi teman satu kamar saat pertama kali masuk pelatnas.

Setelah kepergian Pramudya Kusumawardana, Yeremia mengaku meminta sendiri kepada Kepala Pelatih Ganda Putra Aryono Miranat untuk berpasangan dengan Rahmat.

"Saya tanya saja ke Coach Aryono, mau tidak kalau Rahmat jadi partner saya secara jangka panjang ke depan. Untuk Olimpiade ke depan atau berapa tahun ke depan, kami masih bisa main," ujar Yere.

Setelah ini, Yere/Rahmat akan kembali berlaga di Vietnam International Challenge 2024, 12-17 Maret. Pada turnamen tersebut, keduanya bertekad untuk kembali pulang dengan gelar juara.

"Target khusus sih kami ingin juara lagi, supaya rankingnya naik dan bisa ikut Super 300, 500, 750… Kemarin, kan, sudah juara, tapi karena ini kelasnya masih International Challenge, mungkin chemistry-nya dicoba untuk melawan yang berat-berat lagi, kalau diberi kesempatan bertanding terus," kata Yere.
Rahmat mengatakan, ia juga ingin mengumpulkan gelar bersama seniornya tersebut. Adaptasi keduanya pun ia nilai cukup mulus karena keduanya akrab di dalam dan luar lapangan.

"Tidak sesulit itukarena kami sering latihan berdua. Mungkin di pertandingan yang agak berbeda dengan latihan, jadi itu yang harus disesuaikan," kata Rahmat.

Kepala Pelatih Ganda Putra Indonesia Aryono Miranat menambahkan, poin dan peringkat Yere/Rahmat saat ini memang masih belum cukup untuk berlaga di turnamen BWF Super 100 ke atas.

"Harus mulai di Challenge atau Series dulu. Dengan juara di Challenge, rankingnya bisa naik, minimal bisa di (ranking) 60 dulu, baru ke 30 besar, lalu baru bisa ikut ke turnamen yang lebih besar," jelas Aryono.

"Target di Vietnam nanti harus juara, karena kalau juarapoinnya bisa bertambah dengan cepat dan terus bertambah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.