Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Smart Water Management' Perlu Dikembangkan

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 09:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
“Smart Water Management' Perlu Dikembangkan Doc: istimewa

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong pengembangan Smart Water Management. Hal itu ditegaskannya saat menghadiri Workshop Hari Ulang Tahun Ke-34 Perum Jasa Tirta I dengan tema "Transformasi BUMN Pengelola Sumber Daya Air yang Berkelanjutan" di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (19/2).

Menteri Basuki menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Perum Jasa Tirta (PJT) I yang dengan spirit Brantas-nya telah membawa PJT I menjadi pengelola sumber daya air yang terkemuka dan menjadi contoh bukan hanya di Indonesia tapi juga di regional Asean.

"Spirit Brantas adalah sikap pantang menyerah untuk mengelola sumber daya air dengan baik. Semangat tersebut yang mendasari kepercayaan Pemerintah kepada PJT I dengan penambahan wilayah kerja, bukan hanya di Sungai Brantas, tetapi juga di Sungai Bengawan Solo, Toba Asahan, Serayu Bogowonto, dan Jratunseluna," kata Basuki.

Basuki berpesan kepada PJT I untuk terus mengembangkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan sumber daya air, salah satunya dengan implementasi Smart Water Management.

Smart Water Management menggunakan data terkini (real time) sehingga akan memudahkan untuk mengukur kuantitas, kualitas, efisiensi penggunaan air, dan pemantauan keamanan infrastruktur sumber daya air, penanganan risiko bencana alam yang berkaitan dengan air, seperti banjir dan kekeringan.

"Saya bangga dan berterima kasih karena menurut saya PJT I telah mulai mengimplementasikan Smart Water Management dalam transformasinya. Saya juga titip kepada PJT I untuk selalu mengutamakan aspek operasi dan pemeliharaan," katanya.

Selain itu, Menteri Basuki juga mengapresiasi PJT I yang telah mengembangkan potensi sumber daya air untuk mendukung proses transisi energi. Salah satunya melalui kerja sama dengan PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) dalam pembangunan PLTS Terapung di Waduk Sutami, Kabupaten Malang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.