Harga Minyak Mentah Turun Tipis Saat AS Bersiap Sambut Hari Presiden

Senin, 19 Feb 2024, 10:41 WIB

TOKYO - Harga minyak mentah turun tipis pada Senin (19/2) pagi karena pasar mencerna komentar pejabat Federal Reserve AS yang menunjukkan sikap lebih sabar mengenai potensi penurunan suku bunga, di awal perdagangan yang tipis pada hari libur umum di Amerika Serikat.

Minyak mentah berjangka Brent turun 58 sen, atau 0,69 persen, menjadi $82,89 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 35 sen, atau 0,44 persen, menjadi $78,84.

Ket. Foto: Miniatur prajurit TNI dan grafik stok terlihat dalam ilustrasi yang diambil 9 Oktober 2023 ini. — Sumber: CNA/REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi

Pasar belum melihat arah permintaan dari Tiongkok setelah negara tersebut kembali dari liburan Tahun Baru Imlek selama seminggu, sementara Hari Presiden di Amerika Serikat diperkirakan akan menjaga perdagangan relatif tenang.

Setelah seminggu data ekonomi AS mengecewakan - menunjukkan kenaikan harga dan penurunan penjualan ritel dan produksi pabrik - pembuat kebijakan Federal Reserve pada hari Jumat mengisyaratkan "kesabaran" terhadap penurunan suku bunga. Suku bunga yang lebih tinggi akan menambah biaya pembelian minyak, sehingga menyebabkan tren pasar bearish.

Selama akhir pekan, ketegangan di Timur Tengah terus berlanjut ketika serangan Israel membuat rumah sakit terbesar kedua di Jalur Gaza tidak berfungsi, dan pejuang Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal tanker minyak tujuan India.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan mampu mengatasi "sebagian besar gangguan", kata analis ANZ Research dalam catatan kliennya. Karena kapasitas cadangannya berada pada level tertinggi dalam delapan tahun yaitu 6,4 juta barel minyak per hari. .

"Pasar juga diingatkan akan prospek permintaan yang tidak menentu, Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan bahwa pertumbuhan diperkirakan akan melemah pada tahun 2024," kata ANZ. Badan tersebut memperkirakan surplus pasar sepanjang tahun ini.

Dewan Keamanan PBB kemungkinan akan melakukan pemungutan suara pada hari Selasa terkait desakan Aljazair agar badan beranggotakan 15 negara itu menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera dalam konflik Israel-Hamas, kata para diplomat. Amerika Serikat mengisyaratkan akan memvetonya.

Di Eropa, Rusia pada Minggu mengatakan pihaknya menguasai penuh kota Avdiivka di Ukraina, yang merupakan perolehan terbesarnya dalam sembilan bulan, beberapa hari menjelang peringatan dua tahun invasi mereka.

Belum jelas apakah kematian Alexei Navalny, lawan Presiden Vladimir Putin, di koloni hukuman Arktik Rusia pada hari Jumat akan memicu sanksi baru terhadap Moskow, eksportir minyak terbesar kedua di dunia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.