Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kehadiran 'Cosplayer' Ramaikan Pemutaran Perdana Film 'Demon Slayer'

📅 Minggu, 18 Feb 2024, 23:13 WIB | Oleh:
Kehadiran 'Cosplayer' Ramaikan Pemutaran Perdana Film 'Demon Slayer' Doc: antara

Kehadirancosplayeratau orang yang mengenakan kostum mirip dengan karakter fiksi turut meramaikan pemutaran perdana film animasi Jepang bertajuk "Demon Slayer: To The Hashira Training" di salah satu bioskop di Jakarta Barat pada Minggu.

Tampak sejumlahcosplayertampil mengenakan kostum lengkap ala karakter-karakter dari serial animasi Jepang atauanime"Demon Slayer".

Salah satunya seorangcosplayeryang dikenal dengan nama panggung Tree, untuk menyambut penayangan film "Demon Slayer: To The Hashira Training" dia tampil dengan kostumcosplaykarakter Gyomei Himejima yang dalam cerita merupakan salah satuHashiraatau pembasmi iblis terkuat.

Tree mengaku memutuskan untukcosplaysebagai Gyomei Himejima karena direkomendasikan oleh rekan-rekannya sesamacosplayeryang menilai dirinya cocok untuk memerankan karakter tersebut.

"Ada rekomendasi dari teman-teman 'ehini ada karakterlohyang cocok samalu'. Pas saya coba mendalami karakter Gyomei dan saya liatkayaknyacocok, jadi sekarang (cosplay) Gyomei terus," kata Tree.


Tree memesan langsung kostum karakter Gyomei Himejima kepada penjahit kostum agar mendapatkan ukuran pakaian yang pas dengan ukuran badannya.

"Kostum itu ukuran saya ga bisa beli di tokoonline, pasti sayacustom,ga mungkin adasize-nya karena harus diukur secara detail. Langsung datang ke tempat jahitnya, buat diukur badan gitu," katacosplayeryang mulai terjun ke duniacosplaypada tahun 2016 itu.

Sementara untuk aksesori replika senjata, dia juga memesan kepada pengrajin khusus yang biasa mengerjakan aksesori atau perlengkapancosplay, salah satunya replika senjata seperti pedang, kampak, dan lainnya.

"Untuk kostum aja tanpa aksesori itu sekitar Rp950 ribu, tapi untuk aksesori itu sayacrafting(membuat) sendiri dari material-material murah, ga lebih dari Rp250 ribusih," ujar Tree saat mengungkapkan harga kostum yang dikenakannya.

Cosplayerlainnya bernama Maul tampil dengan kostum karakter Giyu Tomioka yang juga salah satu anggotaHashiradalam cerita "Demon Slayer".

Dia mengaku dalam melakukancosplayterdapat tantangan tersendiri seperti dalam hal pendalaman karakter dan kemiripan antara kostum yang dipakai dengan karakter aslinya.

"Pendalaman karakter sama kemiripan dari segi kostum,wig, danmake upjuga harus disesuaikan sama karakternya," kata Maul.


Cosplayeryang aktif sejak tahun 2013 itu menuturkan bahwa dirinya sering melakukancosplaydengan tema karakter-karakter darianime"Demon Slayer". Dia menyebutkan koleksi kostum-kostum karakter "Demon Slayer" miliknya di antaranya Kyojuro Rengoku dan karakter utama Tanjiro Kamado.

Maul mengaku, butuh waktu sampai 5 bulan dalam membuat kostum karakter Tomioka Giyu yang dipesannya dari penjahit khusus kostumcosplay. Dia juga menyebutkan harus merogoh kocek sampai Rp3 juta saat memesan kostum karakter itu lengkap dengan aksesorinya karena terdapat beberapa bagian kostum dengan tingkat kesulitan tinggi dalam pengerjaannya.

Berbeda dengan Tree dan Maul yang tampil sebagai karakter protagonis,cosplayerlainnya bernama Rega tampil sebagai karakter Muzan Kibutsuji yang merupakan sosok iblis antagonis utama dalam cerita "Demon Slayer".

Dia mengakucosplaysebagai Muzan Kibutsuji karena karakter itu adalah karakter favoritnya.

"Sejujurnya aku suka banget sama Kibutsuji Muzan secara pribadi. Dia punya berbagai versi penyamaran dan jujur aku tergoda untuk meng-cosplay-kan karakternya karena Muzan itu bagi aku kharismatik," kata Rega.

Untuk bisa tampil sebagai Muzan, dia tidak memesan semua bagian kostumnya kecuali jas karena ada sebagian pakaian dan aksesori berasal dari koleksi pribadinya.

Untuk memesan jas yang menjadi salah satu ciri khas karakter Muzan, Rega rela menunggu sampai 6 bulan agar jas yang dipesannya memiliki detail yang sesuai dengan karakter aslinya.

"Karena aku cerewet kalau soal detail, ini akupengenbordir jadigapapa dehnunggu yang penting oke," kata Rega.

"Demon Slayer" adalah serialanimeyang diadaptasi dari komik karya Koyoharu Gotouge. Anime ini berkisah tentang seorang remaja laki-laki bernama Tanjiro Kamado yang menjadi pemburu iblis untuk membalaskan dendam kepada iblis bernama Muzan Kibutsuji yang telah membantai keluarganya dan mengubah adiknya, Nezuko Kamado menjadi iblis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.