Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petugas Satlinmas Kota Madiun Meninggal saat Amankan Pemilu

📅 Kamis, 15 Feb 2024, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petugas Satlinmas Kota Madiun Meninggal saat Amankan Pemilu Doc: ANTARA/Ilustrator/Kliwon
Ket. Ilustrasi lima jenis surat suara pada Pemilu 2024.

JAWA TIMUR - Seorang petugas satuan perlindungan masyarakat (Linmas) di Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim) meninggal dunia saat menjalankan tugas mengamankan Pemilu 2024, Rabu (14/2).

Sesuai data, petugas yang meninggal tersebut adalah Sugiyono (64), yang merupakan petugas satlinmas di TPS 06 Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. "Informasi dari PPS saat istirahat sekitar jam 13.00 WIB, beliau setelah makan siang itu jatuh terus pingsan. Kemudian setelah diperiksa, meninggal dunia," ujar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM (Sosdiklih, Pasmas, SDM) KPU Kota Madiun, Rokhani Hidayat.

Berdasarkan informasi yang ia terima dari petugas panitia pemungutan suara (PPS), Sugiyono meninggal saat istirahat disela-sela proses penghitungan suara pemilu berlangsung. Ia menampik jika Sugiyono meninggal dunia akibat kelelahan saat bertugas.

Ia mengatakan Sugiyono bertugas di TPS sejak H-1 pemungutan suara. Bahkan saat itu, ia mengaku bertemu secara langsung saat persiapan pendirian TPS, dan kondisinya baik. "Kami belum mengetahui riwayat penyakitnya. Kami belum menanyakan ke pihak rumah sakit terkait hal tersebut," kata dia.

Rokhani Hidayat menambahkan badan adhoc KPU termasuk satlinmas, sudah diberikan jaminan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan maupun ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan. "Ini sudah diurus juga oleh Bakesbangpol untuk BPJS Ketenagakerjaannya. Insya Allah santunan kematian akan keluar," katanya.

Rokhani menjelaskan masing-masing TPS ada dua orang anggota satlinmas yang bertugas. Sehingga jumlah satlinmas di Kota Madiun ada 1.168 orang yang bertugas di 584 TPS se-Kota Madiun. "Kejadiannya baru satu ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi peristiwa lain," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.