Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kemenkominfo Dukung Deklarasi Komitmen Kemerdekaan Pers di Pemilu 2024

31 Senin, 12 Feb 2024, 23:33 WIB | Oleh:
Kemenkominfo Dukung Deklarasi Komitmen Kemerdekaan Pers di Pemilu 2024 Kemenkominfo Dukung Deklarasi Komitmen Kemerdekaan Pers di Pemilu 2024 Doc: antara
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mendukung penuh deklarasi komitmen Kemerdekaan Pers dan Pemilihan Umum yang Damai, Jujur dan Adil yang dilakukan di Dewan Pers.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menyatakan dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mewujudkan demokrasi di Indonesia.

"Kebebasan pers indikator yang penting, alhamdulillah selama reformasi berjalan dan setelah melewati beberapa pimpinan nasional komitmen itu cukup kuat," ujar Nezar dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.

Nezar mengatakan reformasi Indonesia memiliki Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menjadi garis demarkasi jelas dalam demokratisasi di Indonesia. Dengan berjalannya sistem pemerintahan demokrasi, maka pers memiliki keleluasaan yang lebih bebas dalam berekspresi.

Lebih lanjut, ia mengatakan para pemimpin negara selama sistem demokrasi berlangsung di Indonesia juga berkomitmen kuat dalam menjaga kemerdekaan pekerja media.

"Komitmen itu masih cukup kuat dan kita berharap akan makin lebih baik lagi ke depan," ungkapnya.

Dalam konteks Pemilu 2024, Nezar mengharapkan Pemilu 2024 dapat menjadi pesta demokrasi yang berkualitas dan membawa seluruh bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju. Tentunya hal itu juga diharapkan dapat terpenuhi untuk kemerdekaan pers di Indonesia.

"Tentu saja melalui Pemilu 2024 ini kita sangat harapkan satu kompetisi yang jujur, kompetisi yang adil dan tentu saja Pemilu yang damai," kata Wamenkominfo.

Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengatakan kemerdekaan pers bukanlah sesuatu yang statis. Menurutnya, kemerdekaan pers akan menghadapi dinamika sekaligus tantangan baik dari dalam lingkungan pers maupun dari luar.

"Perkembangan teknologi digital dan media sosial memberi ruang yang sangat luas bagi tumbuhnya informasi dan disinformasi maupun malinformasi. Situasi ini menantang pers untuk hadir sebagai penjernih dan satu-satunya rujukan informasi," ujar Ninik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Main di Kandang, Arema FC Digulung Bali United

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Main di Kandang, Arema FC D...
Luar Negeri
Bandung Bondowoso Pindah ke...

Subuh Keliling untuk Mencari Masukan Warga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Subuh Keliling untuk Mencar...
Daerah
Rapat Anggota Tahunan Sebua...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.