Semoga Tidak Banjir, BMKG Prakirakan Hujan Lebat di NTB saat Imlek 2024

Kamis, 08 Feb 2024, 08:38 WIB

Mataram - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan cuacapada liburan IsraMikraj hingga saat hari raya Imlek 2024 diprakirakan cerah berawan hingga hujan lebat di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Cuaca di NTB pada saat Imlek diprediksi cerah berawan hingga hujan lebat," kata Prakirawan Stasiun Zaenuddin Abdul Majid Lombok Aprilia Mustika dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Kamis.

Ket. Foto: Peta prediksi cuaca di wilayah NTB pada liburan Imlek 2024. — Sumber: ANTARA/HO-Humas BMKG NTB

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat yang disertai petir di wilayah NTB selama tiga hari ke depan. Untuk potensi cuaca pada 8 Februari diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima dan Kota Bima.

Kemudian, potensi cuaca pada 9 Februari 2024 diprakirakan cerah berawan hingga hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang terjadi di wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima, dan Kota Bima.

"Pada 10 Februari 2024, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga hujan lebat di wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima dan Kota Bima," katanya.

Dengan adanya potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang diharapkan warga untuk waspada terhadap dampak bencanahidrometeorologiyang dapat terjadi secara tiba-tiba, seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

"Warga diimbau tetap waspada saat terjadi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah NTB," katanya.

Sebelumnya, BMKGmengimbau kepada masyarakat di NTBuntuk tetap waspada potensi bencana hidrometeorologidi awal Februari 2024.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara BaratNindya Kirana mengatakan peluang curah hujan pada dasarian I Februari 2024 (1 - 10 Februari 2024) diprakirakan curah hujan dengan intensitas 20-50 milimeter/dasarian dengan probabilitas kejadian 90 persen berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi NTB.

"Peluang curah hujan 100 milimeter/dasarian berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Pulau Lombok bagian utara, Sumbawa bagian utara serta Bima bagian utara dengan probabilitas kejadian 50 - 90 persen," katanya.

Kemudian, peluang curah hujan dengan intensitas 150 milimeter/dasarian dengan probabilitas kejadian sebesar 40-50 persen berpeluang terjadi di Tambora.

"Peringatan dini potensi curah hujan tinggi di wilayah NTB nihil," katanya

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.