Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rejang Lebong Kerahkan 1.623 Personel Gabungan Amankan Pemilu 2024

📅 Kamis, 08 Feb 2024, 18:00 WIB | Oleh:
Rejang Lebong Kerahkan 1.623 Personel Gabungan Amankan Pemilu 2024 Doc: ANTARA/Nur Muhamad
Ket. Kapolres Rejang Lebong AKBP Juda Trisno Tampubolon bersama Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Moch Renaldy Herbowo.

BENGKULU - Kepala Kepolisian Resor Rejang Lebong, AKBP Juda Trisno Tampubolon, mengumumkan sebanyak 1.623 personel gabungan akan dikerahkan untuk mengamankan proses Pemilu 2024 di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Personel tersebut akan bertugas di berbagai lokasi, termasuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), serta melakukan pengamanan secaramobile.

"Pengamanan Pemilu 2024 di Kabupaten Rejang Lebong melibatkan personel dari Polri/TNI dari Polres Rejang Lebong, Kodim 0409/Rejang Lebong, Brimob Polda Bengkulu, serta petugas Linmas Pemkab Rejang Lebong," kata AKBP Juda Trisno Tampubolondi Rejang Lebong, Kamis.

Ia mengatakan upaya ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dan TNI dalam menjamin kelancaran dan keamanan selama proses pemilihan umum.

Dalam simulasi pengamanan TPS yang digelar, AKBP Juda Trisno Tampubolon menyoroti beberapa potensi kerawanan pemilu, seperti pemilih yang belum dapat menggunakan hak suaranya karena keterlambatan.

"Kami mengimbau masyarakat yang sudah mendaftar sesuai dengan PKPU untuk tetap menggunakan hak pilihnya, meskipun waktu pemungutan suara sudah selesai," katanya.

Selain itu, kata dia, penentuan TPS yang dikategorikan sebagai sulit dan rawan akan berdasarkan beberapa indikator, termasuk jumlah daftar pemilih tetap (DPT) dan faktor geografis.

"Kami juga mengambil langkah-langkah khusus dalam menghadapi cuaca ekstrem yang sedang melanda wilayah ini, termasuk mengawal pergeseran surat suara dari gudang logistik dengan pengamanan ketat," kata dia.

Pada hari pemungutan suara, Polres Rejang Lebong akan menempatkan personel berdasarkan kategori TPS, dengan satu personel mampu mengawasi dua hingga tiga TPS untuk kategori aman, sementara TPS yang rawan akan diawasi oleh satu hingga dua personel polisi dan anggota TNI.

Juda juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak dan mendukung terciptanya kondusivitas selama pemilu. Sementara itu, Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Moch Renaldy Herbowo, menegaskan dukungan penuh TNI untuk kesuksesan Pemilu 2024 di wilayah tersebut, demi terwujudnya pelaksanaan pemilu yang lancar dan damai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.