Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Asia, NU dan Muhammadiyah Penerima Pertama Zayed Award

📅 Senin, 05 Feb 2024, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Di Asia, NU dan Muhammadiyah Penerima Pertama Zayed Award Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Tangkapan layar - Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat menyampaikan sambutan dalam agenda Human Fraternity Majlis 2024 yang berlangsung di Abu Dhabi, Ahad (4/2).

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan bahwa organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menjadi penerima Zayed Award for Humanity and Fraternity yang pertama dari Asia pada tahun ini.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Persatuan Emirat Arab, panitia, dan dewan juri atas penghargaan ini," kata Wapres Ma'ruf Amin dalam pidato sambutannya di hadapan sejumlah delegasi Human Fraternity Majlis 2024 di Abu Dhabi, Minggu (4/2), diikuti dalam jaringan (daring) di Jakarta.

Ia mengatakan kehadiran NU dan Muhammadiyah di Indonesia menjadi berkah bagi modal sosial Indonesia dalam mewujudkan koeksistensi damai. "Sebagai bangsa yang sangat majemuk, alhamdulillah Indonesia berhasil mengedepankan harmoni dan toleransi untuk mewujudkan koeksistensi damai. Hal ini tercapai antara lain karena Indonesia diberkahi dengan modal sosial yang sangat kuat," katanya.

Di antara modal sosial tersebut, kata Ma'ruf, terdapat NU dan Muhammadiyah sebagai dua organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang berada di garda depan mempromosikan dan menjaga moderasi beragama, persatuan, dan pemberdayaan umat.

Dalam kesempatan itu, Wapres Ma'ruf juga menyampaikan selamat atas peringatan tahun ke-5 Dokumen Persaudaraan Dunia dan Hidup Bersama yang ditandatangani pada tahun 2019 oleh Paus Fransiskus dan Syaikhul Azhar Syekh Ahmed Al-Tayeb.

Penghargaan Zayed Award for Humanity and Fraternity merupakan rangkaian dari agenda peringatan tahun ke-5 Dokumen Persaudaraan Dunia dan Hidup Bersama, 4-5 Februari 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.