Antisipasi Gangguan, Bawaslu Tabalong Terus Awasi Pendistribusian Logistik Pemilu

Senin, 05 Feb 2024, 06:28 WIB

Tabalong - Badan Pengawasan Pemilu Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menyiapkan jajarannya baik panwaslu kecamatan dan desa dalam pengawasan ketersediaan dan pendistribusian logistik Pemilu 2024.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tabalong Mahdan Basuki mengatakan pihaknya secara bertahap melibatkan para panwaslu mengikuti rapat koordinasi menjelang pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara (tungsura) Pemilu 2024.

"Kami terus menyiapkan jajaran dalam pengawasan proses pemungutan dan penghitungan suara di 906 TPS termasuk memperdalam pemahaman pengawasan dalam pendistribusian logistik," jelas Mahdan di Tabalong, Minggu.

Daam rapat kordinasi selama tiga hari para panwaslu diberikan wawasan terkait kebutuhan dan pendistribusian logistik pemilu, tata cara pemungutan dan penghitungan suara sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai narasumber komisioner KPU Kabupaten Tabalong yakni M Husain, Indri Hidayat, M Sunaryo, dan Cicik Agus Sulistiyani, serta Syahrani sebagai pegiat pemilu.

"Rakor ini untuk memperdalam pemahaman pengawasan pemungutan dan penghitungan suara bagi panwaslu pada pemilu 14 Februari 2024," jelas Mahdan

Termasuk anggota KPPS dalam menjalankan tata cara pemungutan dan penghitungan suara sesuai petunjuk teknis pelaksanaan.

Sebagaimana diatur dalam PKPU No 25 Tahun 2023 tentang pemungutan dan penghitungan suara, disebutkan tahapan pemungutan dan penghitungan suara meliputi persiapan pemungutan, pelaksanaan pemungutan, persiapan penghitungan dan pelaksanaan penghitungan suara.

"Untuk itu perlu dilakukan pemetaan dan potensi kerawanan terhadap persiapan maupun pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di masing-masing wilayah kerja pengawas," katanya.

Di antaranya akurasi data pemilih pascarekapitulasi DPT Tabalong tertanggal 20 Juni 2023, yakni 186.424 pemilih yang tersebar di 131 kelurahan desa.

"Akurasi dilakukan agar PTPS dapat menandai dan mencatat data pemilih penyandang disabilitas, berubah status TNI/Polri, belum memiliki KTP-el, pindah domisili, pindah memilih dan meninggal dunia sebelum pemungutan dan penghitungan suara," jelas Mahdan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.