820 ODGJ di Sentra Kemensos Akan Ikut Pemilu

Kamis, 01 Feb 2024, 01:50 WIB

JAKARTA - Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial (Kemensos), Salahuddin Yahya, mengatakan, ada 820 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di sentra Kemensos yang akan mengikuti Pemilu. Pihaknya siap mengawal prosesnya sesuai dengan Undang-undang dan ketentuan yang berlaku.

"Nah 820 ini nanti itu kita pastikan semua berhak menggunakan hak suaranya sesuai dengan ketentuan undang-undang," ujar Salahuddin di Jakarta, Rabu (31/1).

Ket. Foto: Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial (Kemensos), Salahuddin Yahya (kiri), dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (31/1). — Sumber: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup

Dia menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait penggunaan hak suara ODGJ. Pihaknya mengupayakan agar ODGJ yang ada di sentra Kemensos memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di sentra Kemensos.

"Makanya kemudian yang ODGJ ini disatukan datanya nanti dilaporkan berapa jumlah ODGJ di mana akan menggunakan hak pilihnya. Nah, seingat saya salah satu sentra yang akan digunakan untuk pendirian TPS itu di Inten Suweno," jelasnya.

Salahuddin memastikan, kelayakan ODGJ di sentra Kemensos yang nanti memilih akan mendapat penilaian dari ahli ODGJ termasuk pekerja sosial (Peksos). Jika diperlukan, ketika memilih nanti ODGJ akan mendapat obat penenang yang tidak memengaruhi hak pilih dari yang bersangkutan.

Dia menambahkan, Peraturan KPU juga memperbolehkan adanya pendampingan terhadap ODGJ ketika akan memilih. Pihaknya memastikan pendamping tersebut akan bertindak netral.

Salahuddin menerangkan, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi terkait Pemilu. Salah satunya terkait mengenalkan calon-calon yang berkontestasi dalam Pemilu. "Kita akan meminta para kepala sentra minimal satu minggu sebelum pelaksanaan kegiatan itu memperkenalkan. Misalnya presiden kita ada nomor 8, ada nomor 9, ada nomor 10 silahkan mau pilih siapa. Nanti dipersilahkan," jelasnya.

Dia mengungkapkan, sampai saat ini belum ada satu calon presiden (capres) yang datang ke sentra untuk kampanye kepada ODGJ. Padahal, banyak masyarakat Indonesia yang mengalami ODGJ dalam berbagai variannya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.