Siaga Kabut Asap Karhutla, BULOG Jamin Stok Beras Aman dan Buka Jalur Bantuan Untuk Kalimantan
Selasa, 01 Sep 2026, 23:04 WIBJAKARTA â Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap tebal di Kalimantan membuat Perum Bulog bergerak cepat. Selain memastikan stok di gudang aman, Bulog juga membuka mekanisme khusus pengajuan bantuan beras bagi warga terdampak.
Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, meski distribusi sempat terkendala jarak pandang, operasional Bulog di Kalimantan tidak berhenti.
"Kami tetap jalan seperti biasa, hanya menyesuaikan dengan imbauan pemerintah dan kondisi lapangan. Keselamatan petugas dan ketepatan distribusi tetap jadi prioritas," kata Rizal saat menjawab pertanyaan wartawan di sela Press Conference Update Puskodal BULOG Bencana Gempa Bumi yang dilaksanakan di Supply Chain Control Tower (SCCT), Kantor Pusat Perum BULOG, Jakarta, Selasa (1/9).
Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Sampit, Kalimantan Tengah. Kabut asap pekat sempat membuat aktivitas pelayanan harus ditunda sementara.
4 Provinsi Masuk Radar, Pemda Diminta Ajukan Kebutuhan
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Bulog kini intens berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.
Rizal meminta kepala daerah segera mendata dan mengajukan kebutuhan pangan jika ada warganya yang terdampak kabut asap karhutla.
"Kami sudah minta data estimasi kebutuhan bantuan bencana. Silakan ajukan lewat kepala daerah masing-masing. Nanti Bulog yang siapkan dan salurkan sesuai usulan," tegasnya.
Skema ini dibuat agar bantuan tidak salah sasaran dan bisa langsung diarahkan ke titik-titik yang paling membutuhkan.
Stok Gudang Aman, Pengiriman Tunggu Cuaca Membaik
Di tengah situasi darurat, Rizal memastikan seluruh gudang Bulog di Kalimantan masih aman. Tidak ada fasilitas yang terdampak api karena lokasinya jauh dari area kebakaran.
"Untuk kondisi gudang sampai dengan saat ini aman terkendali. Tidak ada yang terpapar atau terkena api," ujarnya.
Penyaluran bantuan pun tetap berjalan bertahap. Bulog tidak memaksakan pengiriman saat cuaca buruk dan jarak pandang minim. Distribusi akan didorong segera begitu kondisi memungkinkan.
"Kalau cuaca dan jarak pandang memungkinkan, kami akan dorong sampai ke tempat-tempat pendistribusian," kata Rizal.
Bulog juga menyatakan siap menambah alokasi bantuan jika kebutuhan di lapangan terus meningkat seiring meluasnya karhutla.
Dengan stok yang terjaga dan koordinasi yang diperkuat, Bulog berharap bantuan pangan bisa segera sampai ke masyarakat Kalimantan yang membutuhkan tanpa menunggu lama.
- Bulog
- kebakaran huÂtan dan lahan (Karhutla)
- Bantuan pangan
- karhutla kalimantan
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar
-
Heboh di Bengkalis! Pemilik Kebun Sawit Jadi Tersangka, Ini Kasusnya
-
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Kebakaran Hutan di Pontianak Kalimantan Barat
-
RI Diminta Setop Jual Bahan Mentah, Kekayaan Tropis Harus Jadi Produk Bernilai Tinggi
-
Nepal Siaga Satu Gempuran Ganda Banjir Bandang dan Longsor Rusak Wilayah Perbatasan
-
BULOG Gerak Cepat! Sidak Pasar Serentak Cegah Beras Mahal
-
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Serempak Naik pada Selasa Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.