Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pj Gubernur Sulsel Tanam Sukun di Maros

📅 Rabu, 31 Jan 2024, 16:40 WIB | Oleh:
Pj Gubernur Sulsel Tanam Sukun di Maros Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
Ket. Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin melakukan penanaman sukun di Kabupaten Maros, tepatnya di Jalan Taman Wisata di Kawasan Taman Nasional Bantimurung, Selasa (30/1).

Makassar -- Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin didampingi Bupati Maros Chaidir Syam kembali menanam sukun di Kabupaten Maros, tepatnya di Jalan Taman Wisata di Kawasan Taman Nasional Bantimurung, Selasa.

Sebelumnya atau dua hari lalu, kegiatan yang sama juga dilakukan di Kawasan Destinasi Wisata Rammang-rammang, Maros.

"Paling utama ini adalah program lanjutan untuk program sejuta sukun, termasuk di Rammang-rammang dan tempat wisata Bantimurung," kata Bupati Maros Chaidir Syam.

Selain di lahan kosong, penanaman sukun juga dilakukan di bantaran sungai yang ada di taman nasional Bantimurung..

"Untuk pinggir sungai di hutan-hutan juga akan kita tanami. Di Maros sesuai lahan, sesuai permintaan Pak Gubernur jika ada lahan kosong," sebutnya.

Kepala Instalasi Pengamatan, Peramalan dan Pengendalian OPT atau IP3OPT Maros Yumarto yang juga ikut melakukan penanaman menyampaikan, sukun merupakan pangan alternatif.

"Ini pangan alternatif dan kita di Sulsel, ini tanaman yang juga sudah banyak dikenal di masyarakat sehingga memang perlu dikembangkan, supaya masyarakat juga ada pilihan," ujarnya.

Ia mengatakan, selama ini masyarakat hanya ketergantungan beras sebagai pangan utama. Sukun bisa menjadi pengganti jika dibiasakan dikonsumsi.

"Sukun kalau kita konsumsi juga kita bisa kenyang tanpa makan beras, kalau kita biasakan konsumsi, tentu ada alternatif. Kita jangan selalu tergantung dengan makanan utama beras, padahal ada pilihan, kalau ini dikembangkan akan luar biasa," ucapnya.

Apalagi, kata dia, petani sudah mengenalnya dengan baik, tinggal pengembangan lebih baik ke depan.

Masyarakat setempat mengapresiasi penanaman sukun yang dinilai memberikan manfaat dari hasil penanaman, sekaligus mempercantik objek wisata tersebut.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Babak Pertama Final FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Ditahan Imbang Thailand 0-0

Babak Pertama Final FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Ditahan Imbang Thailand 0-0

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.