Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Marwah Demokrasi, Mahasiswa Perbatasan Suarakan Tolak Politik Uang

📅 Sabtu, 27 Jan 2024, 11:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Marwah Demokrasi, Mahasiswa Perbatasan Suarakan Tolak Politik Uang Doc: ANTARA/Dedi
Ket. Pengurum BEM Poltesa.

PONTIANAK - Mahasiswa di daerah perbatasan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat menyuarakan tolak politik uang untuk menjaga marwah pesta demokrasi di Pemilu 2024 tetap berdiri tegak.

"Marwah Pemilu 2024 harus dijaga dari politik uang yang sudah menjadi rahasia umum selalu menghantui setiap pesta demokrasi. Kami dari mahasiswa menolak keras politik uang tersebut," ujar Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) Daniel saat dihubungi di Sambas, Sabtu (27/1).

Ia menjelaskan bahwa politik uang dalam pemilu masih dianggap jurus jitu untuk menarik simpati dan suara, namun fenomena itu harus menjadi perhatian pemilih karena bila tergoda dengan tawaran sesaat akan mengorbankan masa depan daerah.

"Kalau suara sudah dijual jangan harap perubahan dan pembangunan. Jangan gadaikan masa depan hanya karena uang. Ini harus menjadi perhatian semua pihak dan tentunya tugas mahasiswa juga untuk mengawal agar praktek yang merusak demokrasi bisa dicegah," kata dia.

Ia mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas. Pastikan yang dipilih adalah sosok yang memiliki rekam jejak yang baik, memiliki integritas dan tidak melanggar ketentuan yang berlaku.

"Kita juga harus melihat ide dan gagasan serta komitmen calon wakil rakyat sebagai pertimbangan kita saat memilih. Peran mahasiswa dan masyarakat dalam pemilu ini adalah mengawal dan mengawasi agar tidak terjadi politik uang dan pelanggaran pemilu lainnya," ungkapnya.

Pihaknya juga meminta penyelenggara Pemilu untuk netral dan menjalankan tugas sebagaimana ketentuan berlaku. Penyelenggara pemilu sebagai wasit harus mengedepankan kejujuran, integritas dan profesionalisme.

"Saat ini kekhawatiran akan pemilu curang menguak. Namun kami yakin dan harap penyelenggara pemilu netral dan bekerja profesional yang berlandaskan aturan," papar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.