Rawan Gangguan, KPU Gumas Antisipasi Kerawanan Distribusi Logistik Jalur Sungai

Jumat, 26 Jan 2024, 23:46 WIB

Palangka Raya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengantisipasi kerawanan distribusi logistik yang dilakukan melalui jalur sungai pada Pemilihan Umum 2024.

"Di wilayah Gunung Mas, pendistribusian logistik pemilu sebagian besar menggunakan jalur darat namun ada juga yang dilakukan melalui jalur air untuk beberapa desa. berbagai potensi kerawanan ini yang kita antisipasi," kata Ketua KPU Gumas, Elfrinst G Tumon di Kuala Kurun, Jumat.

Dia menjelaskan, pendistribusian logistik menggunakan jalur air rencananya akan dilakukan untuk sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di dua desa yakni Desa Luwuk di Kecamatan Rungan dan Tumbang Posu di Kecamatan Damang Batu.

Pendistribusian ke Luwuk Kantor dan Tumbang Posu awalnya dilakukan dengan menggunakan jalur darat. Kemudian di satu titik akan dilanjutkan dengan menggunakan perahu mesin hingga sampai ke tujuan.

Di sisi lain, pendistribusian jalur darat direncanakan menggunakan truk dan mobil dobel gardan. Mobil dobel gardan digunakan mengingat di beberapa desa akses jalan masih tanah.

KPU Gunung Mas tengah melakukan penyusunan dan pengepakan logistik pemilu, yang ditargetkan selesai pada H-7 pemungutan suara. Untuk pendistribusian rencananya dilakukan pada H-2 dan H-1.

"Bisa juga pendistribusian dilakukan pada H-3, jika kami menghadapi kondisi tertentu. Kondisi tertentu yang dimaksud di sini antara lain jalan rusak, jembatan putus, atau jalan banjir," kata Elfrinst.

Lebih lanjut, pendistribusian logistik merupakan salah satu hal yang dibahas oleh tim Desk Pemilu 2024 Gunung Mas, saat rapat koordinasi di Kuala Kurun, Selasa (23/1).

Saat itu tim yang terdiri dari pejabat di lingkup pemerintah kabupaten, kepolisian dan para pemangku kepentingan lainnya, menyatakan siap mendukung setiap tahapan Pemilu 2024, termasuk dalam hal pendistribusian logistik.

Terpisah, Camat Rungan Penyang Massal menyampaikan bahwa akses menuju Luwuk Kantor memang harus menggunakan jalur air. Biasanya warga menggunakan jalur darat menuju Desa Tumbang Bunut Kecamatan Rungan, lalu berlanjut menggunakan jalur air menuju Luwuk Kantor.

"Jadi dari Tumbang Bunut kita harus menggunakan kelotok, menyeberangi Sungai Rungan, untuk menuju Luwuk Kantor. Paling lama waktu yang diperlukan untuk menyeberang sekitar 15 menit," kata Penyang.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.