Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelemahan Bakal Berlanjut

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 07:43 WIB | Oleh:
Pelemahan Bakal Berlanjut Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS beepotensi melemah lanjutan, hari ini (18/1). Saat ini, pelaku pasar sedang menantikan data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) untuk melihat prospek lebih lanjut mengenai kebijakan moneter bank sentral setempat (the Fed).

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Sutopo memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (18/1), bergerak di kisaran 15.600-15.700 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, kurs rupiah terhadap dollar AS tergelincir setelah Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 6 persen. Dalam penutupan perdagangan, Rabu (17/1), rupiah melemah 50 poin atau 0,32 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.643 rupiah per dollar AS.

"Suku bunga BI ditahan tetap 6 persen guna menahan capital outflow lebih besar lagi," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta, kemarin.

Rully mengatakan jika suku bunga diturunkan maka spread dengan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed menjadi menipis dan rupiah menjadi tidak menarik lagi bagi investor asing.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 16-17 Januari 2024 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap di level 6 persen.

Suku bunga deposit facility dipertahankan di posisi 5,25 persen, dan suku bunga lending facility juga tetap sebesar 6,75 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.