Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebijakan Cerdas, Palangka Raya Hubungkan Kelurahan Terisolir Dengan Jembatan Gantung

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 00:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebijakan Cerdas, Palangka Raya Hubungkan Kelurahan Terisolir Dengan Jembatan Gantung Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Foto udara wilayah Kelurahan Mungku Baru dan Kelurahan Bukit Sua, Kota Palangka Raya, Kalteng.

Palangka Raya - Kebijakan cerdas, Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) berupaya menghubungkan dua kelurahan terisolir di wilayah Kecamatan Rakumpit dengan membangun jembatan gantung.

"Jembatan ini akan menghubungkan Kelurahan Mungku Baru dan Kelurahan Bukit Sua, saat ini hanya bisa diakses melalui sungai," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Palangka RayaFauzi Rahman, di Palangka Raya, Rabu.

Melalui jembatan gantung itu, akses transportasi masyarakat akan semakin mudah sehingga mampu berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang mengurangi kantong kemiskinan di wilayah tersebut.

"Kami ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Rakumpit, khususnya di Kelurahan Mungku Baru dan Kelurahan Bukit Sua, yang masih terisolasi dan kurang berkembang," katanya pula.

Dengan adanya jembatan ini, akses darat akan lebih mudah dan cepat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial di sana. Ia menyebutkan jembatan yang akan dibangun adalah jembatan gantung dengan panjang sekitar 50 meter.

"Jembatan ini akan menggunakan dana APBN/DAK dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Balai Jalan dan Jembatan Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2024," katanya lagi.

Dia menambahkan bahwa pihaknya telah mengusulkan pembangunan jembatan gantung tersebut dan telah mendapat respons positif dari Kementerian PUPR.

"Kami berharap proses administrasi dan teknis dapat segera diselesaikan, sehingga pembangunan jembatan dapat dimulai pada awal tahun 2024 ini," kata Fauzi pula.

Ia menambahkan, tahap awal Pemkot Palangka Raya menyusun dokumen Feasibility Study (FS) dan Dokumen Lingkungan (AMDAL/UKL-UPL) untuk jembatan tersebut. Dokumen ini akan menjadi dasar untuk perencanaan, pengadaan dan pelaksanaan pembangunan jembatan.

"Kami akan melibatkan semua pihak terkait, termasuk masyarakat setempat, dalam proses pembuatan dokumen ini. Kami ingin memastikan bahwa jembatan ini tidak hanya bermanfaat, tetapi juga aman dan ramah lingkungan," kata Fauzylagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.