Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jerman Gagal Capai Target Ekspansi untuk Tenaga Angin Darat

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 14:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jerman Gagal Capai Target Ekspansi untuk Tenaga Angin Darat Doc: ANTARA/Xinhua/Ren Pengfei
Ket. Sejumlah turbin angin terlihat di Brandenburg, Jerman, 15 September 2022.

BERLIN - Sebuah analisis industri yang diterbitkan pada Selasa (16/1) menyatakan ekspansi energi angin darat di Jerman meningkat pesat pada 2023 dengan sekitar 50 persen lebih banyak turbin terpasang dibandingkan tahun sebelumnya.

Jumlah turbin yang baru dipasang mencapai 745, dengan total kapasitas 3.567 megawatt (MW), demikian disampaikan Asosiasi Energi Bayu Jerman (BWE) dan VDMA Power Systems. Selain itu, proyek-proyek dengan kapasitas sekitar 7.500 MW juga telah disetujui.

"Tren kenaikan yang jelas tersebut positif, tetapi belum memungkinkan untuk mengintegrasikan tujuan politik yang ambisius dengan kenyataan," kata Dennis Rendschmidt, Direktur Pelaksana VDMA Power Systems.

Jerman menargetkan untuk mencapai 80 persen porsi energi terbarukan dalam konsumsi listrik bruto pada 2030.

"Turbin angin darat memainkan peran penting dalam hal ini," kata pemerintah tahun lalu. Untuk mencapai target di segmen ini, diperlukan peningkatan sebesar 10 gigawatt per tahun

Menurut angka-angka awal dari Kantor Statistik Federal (Destatis), dengan porsi 24,4 persen dari total produksi listrik pada kuartal ketiga (Q3), energi angin sudah menjadi sumber yang paling penting di Jerman, .

Rintangan birokrasi dan kurangnya lahan bangunan yang disediakan oleh negara-negara bagian menjadi hambatan utama untuk ekspansi yang lebih cepat. Untuk mengatasi hal ini, "masalah implementasi harus diselesaikan di tingkat negara bagian federal," kata Rendschmidt.

Karena kegagalan realokasi dana bantuan COVID-19 untuk penanganan iklim, pemerintah harus melakukan penghematan untuk mengonsolidasikan anggaran 2024. Akibatnya, rencana pendanaan untuk industri tenaga angin juga ditunda. Selesai

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

56 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.