Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Sebut Kinerja Kegiatan Usaha Tetap Kuat pada Triwulan IV-2023

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 17:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Sebut Kinerja Kegiatan Usaha Tetap Kuat pada Triwulan IV-2023 Doc: ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak.
Ket. Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono.

JAKARTA - Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia (BI) mengindikasikan kinerja kegiatan dunia usaha tetap kuat pada triwulan IV-2023.

"Hal itu tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 13,17 persen," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, di Jakarta, Kamis (18/1).

Kinerja kegiatan usaha yang tetap kuat ditopang oleh kinerja beberapa lapangan usaha (LU) yang meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, seperti LU perdagangan besar dan eceran dan reparasi mobil dan motor, LU transportasi dan pergudangan, LU penyediaan akomodasi dan makan minum, serta LU informasi dan komunikasi.

Kinerja dunia usaha juga didukung dengan terjaganya permintaan masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) natal dan libur tahun baru.

Sejalan dengan kinerja kegiatan dunia usaha, kapasitas produksi terpakai pada triwulan IV-2023 tetap kuat sebesar 73,91 persen.

Penggunaan tenaga kerja juga terindikasi tetap kuat disertai kondisi keuangan dunia usaha yang membaik pada seluruh aspeknya, yaitu aspek likuiditas dan rentabilitas, serta akses pembiayaan yang lebih mudah.

Erwin menuturkan pada triwulan I-2024, responden memperkirakan kegiatan dunia usaha meningkat dengan SBT sebesar 15,38 persen.

Kegiatan usaha pada seluruh LU diproyeksikan tumbuh positif, terutama didorong oleh LU industri pengolahan serta LU pertambangan dan penggalian yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

Peningkatan tersebut merupakan langkah pelaku usaha untuk memenuhi permintaan domestik, khususnya menjelang periode Ramadhan 2024.

Selain itu, LU pertanian, kehutanan, dan perikanan meningkat sejalan dengan musim panen komoditas tanaman pangan di sejumlah wilayah, yakni sebagian besar Jawa serta sebagian Sumatera dan Sulawesi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.