Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SpaceX Sukses Kirim SMS Perdana Pakai Jaringan Seluler Starlink

📅 Selasa, 16 Jan 2024, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
SpaceX Sukses Kirim SMS Perdana Pakai Jaringan Seluler Starlink Doc: ANTARA/Xinhua/HO-SpaceX
Ket. Roket Falcon 9 meluncurkan 21 satelit Starlink generasi kedua dari Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral Space Force Station, Florida, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - SpaceX baru-baru ini mengumumkan pencapaiannya terkait pemanfaatan inovasi satelit terbarunya yaitu satelit Starlink yang langsung terhubung ke jaringan seluler. Perusahaan yang mengembangkan teknologi luar angkasa itu berhasil dalam uji cobanya berkirim SMS memanfaatkan jaringan tersebut.

Adapun keberhasilan itu diumumkan pada Rabu (10/1) waktu setempat membuktikan satelit yang meluncur satu pekan sebelumnya itu sudah beroperasi dengan baik. SMS yang dikirimkan pun berisikan pesan-pesan yang biasa dijumpai seperti "Much Wow", "New phone who dis?", "Never had such signal".

Seperti dikutip dari Antara, Minggu (14/1), layanan seluler dari Starlink dapat terealisasi berkat adanya kemitraan SpaceX dengan penyedia layanan seluler asal Jerman T-Mobile. Inovasi yang awalnya terasa mustahil itu rupanya berhasil diciptakan oleh keduanya secara apik.

Starlinksebagai bagian dari SpaceX selama ini telah memberikan layanan berupa satelit telekomunikasi memanfaatkan teknologi Low Earth Satelite (LEO). Satelit telekomunikasi itu telah membentuk megakonstelasi terdiri dari lebih dari 5.250 pesawat ruang angkasa yang berfungsi.

Namun untuk yang diluncurkan pada awal 2024 itu sebanyak enam di antaranya merupakan satelit dari Starlink yang pertama kali memiliki kemampuan terhubung langsung dengan jaringan seluler. Sementara sisanya berjumlah 15 satelit merupakan satelit LEO yang memang biasa diluncurkan oleh SpaceX.

Integrasi Jaringan

Starlink menjelaskan kesulitan yang harus dihadapi dalam mewujudkan inovasi tersebut terletak dalam integrasi jaringan teresterial dan satelit yang cara kerjanya berlawanan.

"Dalam jaringan teresterial, menara seluler tidak bergerak, namun dalam jaringan satelit mereka bergerak dengan kecepatan puluhan ribu mil per jam dibandingkan dengan pengguna di Bumi," demikian pernyataan SpaceX.

Pernyataan itu berlanjut, hal ini memerlukan peralihan yang mulus antara satelit dan akomodasi karena faktor-faktor seperti pergeseran Doppler dan penundaan waktu yang menghambat komunikasi.

Untungnya mereka berhasil memecahkan tantangan itu dengan inovasi silikon hang dikustomisasi, antena baru, hingga algoritma perangkat lunaknya.

"Konektivitas satelit langsung ke telepon seluler akan memberikan dampak yang luar biasa di seluruh dunia, membantu orang berkomunikasi di mana pun dan kapan pun mereka mau atau membutuhkannya," kata Presiden SpaceX Gwynne Shotwell mengomentari keberhasilan jaringan seluler yang disediakan Starlink lewat cuitannya di X. Demikian dilaporkan oleh Space pada Kamis (11/1).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

FK UB Tingkatkan Kapasitas Nakes Kendalikan Resistensi Antimikroba

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
FK UB Tingkatkan Kapasitas ...
Daerah
Lewat Gebyar Pajak 2026, Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Megapolitan
Dukung Pelestarian Bahasa L...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.