Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menparekraf: Pendakian Gunung Lawu via Karanganyar ditutup sementara

📅 Selasa, 16 Jan 2024, 16:29 WIB | Oleh:
Menparekraf: Pendakian Gunung Lawu via Karanganyar ditutup sementara Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
Ket. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat acara The Weekly Brief with Sandi Uno di Jakarta pada Senin (15/1).

Jakarta -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa jalur pendakian Gunung Lawu via Karanganyar di Jawa Tengah ditutup sementara karena kondisi cuaca ekstrem.

"Jalur pendakian Gunung Lawu via Karanganyar ini sementara ditutup karena kondisi cuaca ekstrem," kata Sandi dalam acara The Weekly Brief with Sandi Uno di Jakarta pada Senin.

Dia menambahkan, pihaknya akan terus mensosialisasikan pemberitahuan mengenai jalur pendakian Gunung Lawu via Karanganyar yang ditutup sementara kepada masyarakat.

"Kita pastikan agar ini tersosialisasikan dengan masif supaya aktivitas para pendaki dan aktivitas masyarakat untuk diperhatikan bahwa Gunung Lawu via Karanganyar sekarang ditutup sementara. Mari kita pastikan cuaca ekstrem ini tidak memakan korban," ujar Sandi.

Selain mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, ujar Sandi, pihaknya juga mengantisipasi sisa material pasca kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu yang terjadi pada akhir tahun 2023 lalu.

"Kita juga antisipasi material pasca kebakaran yang ada di lahan 185 hektar ini karena kita kedepankan CSHE,Cleanliness(Kebersihan),Health(Kesehatan),Safety(Keamanan), danEnvironment Sustainability(Kelestarian Lingkungan), dan 4K yaitu Kesehatan, Keamanan, Ketertiban, dan Kenyamanan," tutur Sandi.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Sandi menyebut bahwa Indonesia masih dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa bulan ke depan. Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melakukan kegiatan wisata dan ekonomi kreatif.

"Kita masih menghadapi cuaca ekstrim beberapa bulan ke depan. Oleh karena itu, mari kita waspadai dengan penuh kehati-hatian dalam kita berkegiatan wisata dan ekonomi kreatif," ucap Sandi.

Diketahui, jalur pendakian Gunung Lawu via Karanganyar ditutup sementara sejak Jumat (12/1) malam hingga waktu yang belum ditentukan. Adapun penutupan tersebut didasari oleh surat edaran dari Perhutani Nomor 0013/043.7/Sra/Divre Jateng/2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.