Bibit Kentang Luar Angkasa Masuk Tahap Penanaman Eksperimental

Selasa, 16 Jan 2024, 22:45 WIB

HOHHOT - Tim peneliti Tiongkok telah memulai eksperimen pembiakan terhadap 66.500 bibit kentang yang sebelumnya dibawa ke luar angkasa menggunakan pesawat antariksa berawak Shenzhou-16 dan berada di sana selama lebih dari 180 hari.

Seperti dikutip dari Antara, Selasa (16/1), setelah pengecambahan, pembudidayaan, dan transplantasi bibit, varietas bibit unggul akan dipilih dan dievaluasi lebih lanjut, ujar Zhang Linhai, Direktur Pusat Inovasi Teknologi Xisen Potato Industry Co., Ltd., yang bertanggung jawab atas tugas tersebut.

Ket. Foto: Seorang anggota staf mencatat sumber daya plasma nutfah kentang di Pusat Inovasi Teknologi Kentang Komersial. — Sumber: Antara/Xinhua/Hali Na

Pembiakan luar angkasa mengacu pada pemaparan radiasi kosmis dan gravitasi mikro di luar angkasa terhadap bibit atau galur (strain) untuk mengubah gennya, sehingga dapat menciptakan spesies atau varietas baru dengan kualitas yang lebih baik seperti periode pertumbuhan yang lebih singkat, hasil panen yang lebih tinggi, dan ketahanan terhadap penyakit yang lebih baik.

Tim peneliti dari pusat penelitian di wilayah Shangdu, Daerah Otonom Mongolia Dalam, Tiongkok utara, berencana untuk mengembangkan varietas kentang yang memiliki toleransi terhadap garam dan alkali serta hasil panen yang lebih tinggi melalui eksperimen yang menggunakan teknologi penyuntingan gen canggih untuk membantu pembiakan genetik tradisional.

Pendekatan ini berpotensi untuk mempersingkat siklus pembiakan dari satu dekade lebih menjadi hanya beberapa tahun, ujar Zhang.

Ini merupakan kali kedua Xisen Potato Industry Co., Ltd. mengirim bibit kentang ke luar angkasa. Pada Juni 2022, sebanyak 20.000 bibit kentang yang dipilih oleh perusahaan itu dikirim ke stasiun luar angkasa Tiongkok menggunakan Shenzhou-14, dan kembali ke Bumi setelah 182 hari.

Pada 1987, Tiongkok mengirim sejumlah bibit tanaman pertamanya, termasuk padi dan lada, ke luar angkasa, yang menandai dimulainya perjalanan pembiakan luar angkasa negara itu. Dalam sekitar 30 tahun terakhir, Tiongkok telah melakukan lebih dari 30 eksperimen luar angkasa yang melibatkan benih, bibit, dan galur tanaman, yang menghasilkan hampir 1.000 varietas baru.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.