Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Shenzhen Catat Lonjakan Perdagangan 'E-Commerce' Lintas Batas pada 2023

📅 Senin, 15 Jan 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Shenzhen Catat Lonjakan Perdagangan 'E-Commerce' Lintas Batas pada 2023 Doc: Antara/Xinhua/Mao Siqian
Ket. Foto udara pemandangan Kota Shenzhen di Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, baru-baru ini.

SHENZEN - Kota metropolitan di Tiongkok selatan, Shenzhen, membukukan total volume perdagangan luar negeri e-commerce lintas perbatasan sebesar 326,53 miliar yuan (sekitar 713.54 45,96 triliun rupiah) pada 2023, melonjak 74,4 persen year on year (yoy), menurut biro perdagangan setempat pada Sabtu (13/1).

Data menunjukkan jumlah perusahaan ekspor e-commerce lintas perbatasan di Shenzhen kini melebihi 150.000, menyumbang hampir separuh dari penjual asal Tiongkok di platform-platform e-commerce seperti Alibaba.com, AliExpress, Lazada, dan eBay.

Selain itu, sepertiga dari penjual asal Tiongkok di platform Amazon berasal dari Shenzhen.

Dengan sistem kebijakan yang baik dan lingkungan bisnis yang unggul, Shenzhen berhasil menarik platform-platform domestik terkenal, seperti Douyin, JD Worldwide, dan Alibaba, serta perusahaan-perusahaan sejenis dari luar negeri, untuk meningkatkan investasinya di kota tersebut.

Amazon meluncurkan pusat inovasi pertamanya di dunia di Shenzhen pada Desember tahun lalu. Selain itu, Mercado Libre, platform e-commerce terbesar di Amerika Latin, juga segera membuka kantor pusat mereka di Tiongkok, di kota metropolitan tersebut.

Per November 2023, luas gudang-gudang luar negeri yang dibangun dan dioperasikan oleh perusahaan-perusahaan yang berbasis di Shenzhen telah melampaui angka 3,8 juta meter persegi, meningkat sekitar 1 juta meter persegi dibandingkan tahun 2022.

Hingga saat ini, Shenzhen memiliki 16 pelabuhan kargo dan 11 tempat pengawasan bea cukai serta kawasan berikat untuk bisnis e-commerce lintas perbatasan, yang memberikan dukungan signifikan terhadap perluasan dan peningkatan ekonomi e-commerce lintas perbatasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.