Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Hujan Deras, 10 Sungai di Sumsel Berstatus Siaga

📅 Senin, 15 Jan 2024, 01:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Hujan Deras, 10 Sungai di Sumsel Berstatus Siaga Doc: ANTARA/HO/BPBD Sumsel
Ket. Rumah warga yang terendam banjir di Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Muba, Sumsel, Senin (8/1/2024).

Palembang - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII menyebutkan sebanyak 10 sungai di Sumatera Selatan (Sumsel) berstatus siaga karena tingginya intensitas curah hujan di wilayah itu.

Kepala Tim Hukum dan Komunikasi Publik BBWS VIII Didi Zulfikar di Palembang, Minggu, mengatakan intensitas yang membuat 10 sungai di Sumsel berstatus siaga. Status itu ditingkatkan karena karena debit air sungai mengalami peningkatan tinggi muka air sekitar 4-9 meter yang akibatnya aliran anak sungai juga meningkat sehingga air susah mengalir.

Ia menjelaskan, dari 10 sungai status siaga terdapat tujuh sungai berstatus siaga 1, yaitu di Automatic Water Level Recorder (AWLR) Sekanak di Sungai Musi Kota Palembang, AWLR Semangus di Sungai Musi Kabupaten Musi Rawas (Mura), AWLR Babatan Saudagar di Sungai Ogan Kabupaten Ogan Ilir (OI), AWLR Balai Agung di Sungai Musi di Kabupaten Musi Banyuasin.

Kemudian di AWLR Muara Rupit di Sungai Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara, AWLR Modong di Sungai Lematang Kabupaten Muara Enim, dan AWLR Pengumbuk di Sungai Musi di Kabupaten Banyuasin.

Sedangkan, sungai berstatus siaga 2, yaitu di AWLR Serijabo di Sungai Ogan dan AWLR Sungai Rotan di Sungai Lematang. Siaga 3, terjadi di AWLR Rambang di Sungai Rambang.

"AWLR terkait dengan proses pasang surut Sungai Musi pada dua bulan Desember dan Januari yang mencapai puncaknya," jelasnya.

Didi mengimbau masyarakat yang rumahnya berada dekat bantaran sungai untuk melakukan antisipasi banjir apabila curah hujan harian tinggi.

"Kami juga minta masyarakat untuk memelihara kebersihan saluran baik drainase perumahan ataupun sungai dan juga tidak membuang sampah sembarangan karena hal ini dapat memperlambat aliran air sehingga genangan surut lebih lama," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.