Analis: Perekonomian Indonesia pada 2024 Diperkirakan Resilien

Sabtu, 13 Jan 2024, 00:02 WIB

Jakarta - Analis pasar uang Bank Mandiri Reny Eka Putri memperkirakan perekonomian Indonesia pada 2024 diperkirakan masih memiliki resiliensi di tengah tantangan ketidakpastian global.

"Seharusnya dengan fundamental ekonomi Indonesia yang sudah teruji selama beberapa tahun terakhir, perekonomian Indonesia masih akan resilien dengan tantangan tersebut," kata Reny kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Fundamental ekonomi Indonesia tetap resilien didukung antara lain inflasi yang terjaga, kuatnya permintaan domestik, kinerja neraca pembayaran Indonesia pada 2023 yang diperkirakan tetap sehat, surplus neraca perdagangan berlanjut, cadangan devisa meningkat dan aliran masuk modal asing.

Ia menuturkan Indonesia tetap harus bersiap dengan risiko-risiko baru di tahun politik. Tentunya bauran kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia mutlak diperlukan.

Untuk memitigasi volatilitas eksternal yang masih akan berlanjut ke depan, Bank Indonesia akan terus melanjutkan triple interventions, twist operation, implementasi DHE, dan melelang instrumen terbaru untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan menyerap aliran dana asing.

Instrumen terbaru tersebut berupa Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI).

Pada 2024, pelaku pasar harus mengantisipasi setidaknya lima kondisi seperti risiko perlambatan ekonomi global, suku bunga yang tetap tinggi dalam waktu lama di beberapa negara, meningkatnya ketegangan geopolitik, pergeseran aliran dana asing, dan persiapan Indonesia untuk menghadapi tahun pemilihan umum (pemilu) yang akan menentukan pemerintahan baru.

Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan pertumbuhan yang kuat sebesar 6,16 persen secara year on year (yoy), mencapai 7.272,8 sepanjang 2023, melampaui kenaikan sebesar 4 persen yang tercatat pada 2022, meskipun terjadi arus keluar bersih investor asing sebesar Rp6,2 triliun (yoy).

Reny menuturkan kinerja BEI pada 2023 melampaui indeks global, antara lain FTSE 100 Inggris, Shanghai Composite Index, Hang Seng Index Hong Kong, dan SET Thailand. Sedangkan, di pasar obligasi dalam negeri, imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun ditutup pada level 6,52 persen atau turun 39,5 basis poin (yoy).

Pada 28 Desember 2023, kepemilikan asing pada obligasi pemerintah berjumlah Rp842,6 triliun atau arus masuk bersih sebesar Rp80,4 triliun (yoy), dengan 14,9 persen dari total beredar.

Basis investor lokal semakin kuat di pasar obligasi dalam negeri, terutama dari asuransi dan dana pensiun, dengan nilai sebesar Rp1.041,4 triliun atau 18,5 persen dari total beredar.

Sementara itu rupiah pada akhir 2023 ditutup terapresiasi sebesar 1,1 persen (yoy) ke level 15,397 terhadap dolar AS, didukung oleh kebijakan stabilisasi nilai tukar yang diterapkan serta kembalinya aliran modal masuk setelah berkurangnya tekanan dari bank sentral Amerika Serikat atau The Fed yang hawkish yang menyebabkan dolar AS untuk mulai melemah.

"Fundamental perekonomian yang kokoh di tengah masih tingginya ketidakpastian global juga menjadi katalis positif bagi nilai tukar rupiah," ujarnya.

Inflasi IHK pada Desember 2023 tercatat rendah sebesar 0,41 persen month to month (mtm) sehingga inflasi IHK 2023 menjadi 2,61 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Bank Indonesia memperkirakan neraca pembayaran Indonesia (NPI) 2023 secara keseluruhan tetap sehat dengan transaksi berjalan dalam kisaran surplus 0,4 persen sampai dengan defisit 0,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Surplus neraca perdagangan berlanjut pada November 2023 sebesar 2,4 miliar dolar AS, didukung oleh ekspor komoditas utama Indonesia, seperti batu bara, besi dan baja, serta minyak dan lemak nabati.

Cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2023 tercatat sebesar 146,4 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir November 2023 sebesar 138,1 miliar dolar AS.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.