- Home
-
- Luar Negeri
-
- KBRI Port Moresby Tingkatk...
KBRI Port Moresby Tingkatkan Pelindungan bagi WNI di Papua Nugini
Jumat, 12 Jan 2024, 10:02 WIBJAKARTA - KBRI Port Moresby telah berkoordinasi dengan pemerintah dan kepolisian Papua Nugini untuk meningkatkan pelindungan dan keamanan bagi warga negara Indonesia (WNI), menurut juru bicara Kemlu RI, menyusul kerusuhan di negara itu sejak Kamis (10/1).
"Hingga saat ini tidak ada WNI yg menjadi korban dari kerusuhan tersebut," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha melalui pesan singkat, Jumat (12/1).
Dia mengatakan KBRI terus menjalin komunikasi dengan para WNI dan mengeluarkan imbauan agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, serta tetap tinggal di tempat tinggal masing-masing sekiranya tidak ada keperluan yg sangat mendesak.
"Segera hubungi Hotline KBRI jika memerlukan bantuan kedaruratan," ujar Judha.
Jumlah WNI di Papua Nugini yg terdata di KBRI sebanyak 1.317 orang.
Kerusuhan berupa penjarahan dan pembakaran toko terjadi sejak 10 Januari 2024 di Port Moresby, dan kemudian merebak ke beberapa kota lainnya.
Perdana Menteri Papua Nugini James Marape telah mendeklarasikan keadaan darurat(state of emergency)selama 14 hari untuk wilayah Port Moresby.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menata Niat di Awal Tahun: Resolusi Bukan Ambisi, Tapi Bentuk Perhatian pada Diri
-
Juara Olimpiade Sifan Hassan Mundur dari London Marathon Akibat Cedera Achilles
-
Indonesia -AS Siap Teken Perjanjian Tarif
-
Pemprov Sulawesi Tenggara Larang Kendaraan Dinas Dipakai Mudik, Pelanggar Terancam Sanksi
-
KBRI Teheran Minta WNI di Iran Waspadai Serangan AS-Israel
-
Jelang Pemilu Bangladesh, KBRI Dhaka Ingatkan WNI Perhatikan Keamanan dan Tetap Waspada
-
Gestur Menag RI di Vatikan Dipandang Pesan Iman dan Perdamaian Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.