Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemilu di Puncak Musim Hujan, KPU Lakukan Pemetaan TPS Rawan Banjir

📅 Kamis, 11 Jan 2024, 09:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemilu di Puncak Musim Hujan, KPU Lakukan Pemetaan TPS Rawan Banjir Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Rido mengecek kotak suara pemilu di gudang penyimpanan logistik, Desa Karang Sari, Kecamatan Cikarang Timur.

BEKASI - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memetakan titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan bencana khususnya banjir demi kelancaran penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Rido mengatakan pemetaan lokasi pendirian TPS telah dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dengan menerapkan titik koordinat untuk kemudian dimatangkan melalui koordinasi intensif bersama unsur terkait.

"Terkait lokasi pendirian TPS kita menerapkan titik koordinat sehingga kita bisa mengetahui apakah titik koordinat tersebut terdampak banjir atau tidak. Jika banjir maka akan kita geser ke titik yang lebih aman. Intinya jangan sampai lokasi maupun jalur menuju ke TPS membahayakan pemilih atau menghambat tugas pelaksana pemilu di lapangan," katanya di Cikarang, Rabu (11/1).

Dia mengatakan sejauh ini pihaknya masih menunggu hasil pemetaan akhir TPS yang masuk kategori rawan bencana banjir berikut lokasi alternatif yang disiapkan PPK di 23 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi.

"Kita belum mendapatkan laporan secara spesifik terkait titik-titiknya, baru kemarin hujan deras dan ada beberapa kecamatan yang tergenang sehingga ini dipandang perlu dilakukan mitigasi kalau terjadi curah hujan tinggi saat pelaksanaan pemilu. Tentunya kita akan lakukan langkah-langkah persuasif bersama teman-teman PPK," katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sebelumnya telah memprediksi puncak musim hujan terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Februari-Maret 2024 atau bertepatan penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024.

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan juga telah meminta penyelenggara pemilu di daerah itu untuk mewaspadai informasi prakiraan cuaca tersebut, terlebih tidak semua logistik pemilu bersifat anti air atau bisa rusak apabila terkena hujan.

"Karena itu kami tekankan KPU, Bawaslu, PPK, dibantu para camat untuk benar-benar mengantisipasi kemungkinan banjir di lokasi-lokasi TPS," katanya.

Terkait keamanan, pihak TNI dan kepolisian juga ikut mengawal logistik pemilu. "Sekarang masih di tingkat kabupaten, nanti setelah bergeser ke tingkat kecamatan dan desa selalu dikawal, mudah-mudahan aman dan terkendali," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.