Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Erupsi, Tagana Mulai Mendata Bangunan Dua Lantai untuk Lokasi Evakuasi Marapi

📅 Rabu, 10 Jan 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Erupsi, Tagana Mulai Mendata Bangunan Dua Lantai untuk Lokasi Evakuasi Marapi Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Gunung Marapi menyemburkan abu vulkanik pada Rabu, (6/12/2023) di Kabupaten Agam.

Padang - Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Padang Panjang, Sumatera Barat Ferix Sonanda mengatakan mulai mendata rumah, bangunan serta fasilitas umum berlantai dua yang terbuat dari beton untuk disiapkan sebagai lokasi evakuasi apabila terjadi kemungkinan terburuk pascapeningkatan status Gunung Marapi ke level III (siaga).

"Tim Tagana bersama Organisasi Amatir Radio Republik Indonesia (Orari) Lokal Kota Padang Panjang sedang mendata rumah dan bangunan yang bisa dijadikan lokasi evakuasi," kata Ketua Tagana Padang Panjang sekaligus Ketua Orari Lokal Padang Panjang Ferix Sonanda saat dihubungi di Padang, Selasa.

Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terburuk misalnya semburan abu vulkanik pascapenetapan status level III Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar.

Ferix mengkhawatirkan atap rumah-rumah warga yang terbuat dari genteng bisa ambruk akibat tumpukan abu vulkanik dalam volume besar. Langkah pemindahan warga ke rumah atau bangunan dua lantai menjadi salah satu solusi dalam meminimalisasidampak yang ditimbulkan.

"Jadi, masyarakat bisa kita evakuasi ke rumah atau bangunan berlantai dua. Warga akan diarahkan atau diinapkan di lantai dasar," jelas dia.

Ferix mengatakan pendataan bangunan dua lantai yang terbuat dari beton tersebut tidak hanya terfokus di Kota Padang Panjang, namun juga di Kabupaten Tanah Datar khususnya di Kecamatan X Koto dan Kecamatan Batipuh.

Ia mengatakan langkah pendataan rumah, bangunan dan fasilitas umum dua lantai tersebut pertama kali dilakukan Tagana bersama Orari Lokal Kota Padang Panjang pascaerupsi Gunung Marapi pada Minggu (3/12/2023).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan status Gunung Marapi yang berada di Provinsi Sumatera Barat naik menjadi level III atau siaga.

"Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh tingkat aktivitas Gunung Marapi dinaikkan dari level II (waspada) menjadi level III (siaga) terhitung 9 Januari 2024 pukul 18.00 WIB dengan rekomendasi yang disesuaikan potensi/ancaman bahaya terkini," kata Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM Hendra Gunawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.