Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampung KB Jadi Kekuatan Indonesia di Mata Dunia

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampung KB Jadi Kekuatan Indonesia di Mata Dunia Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Ilustrasi - Kader posyandu (berbaju merah) bersama para kader KB dan TP PKK yang tergabung dalam tim pendamping keluarga menyambut kedatangan Presiden Bank Dunia Ajay Banga (bersorban merah) di Tangerang, Banten, pada Kamis (7/9/2023).

Jakarta - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Rizal M. Damanik menyampaikan bahwa kampung keluarga berkualitas (KB) menjadi kekuatan Indonesia di mata dunia untuk menunjukkan keberhasilan di bidang kependudukan.

Saat dihubungi di Jakarta pada Senin, Mantan Deputi bidang Pelatihan, Penelitian, dan Pengembangan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ini mengemukakan bahwa mesti ada inovasi untuk mengenalkan program kependudukan di Indonesia, salah satunya lewat bincang bersama duta besar atau Ambassador's Talk.

"Saya saat menjadi deputi ingin membiasakan telinga orang-orang BKKBN dengan bahasa Inggris, jadi program Ambassador's Talk ini kita lakukan secara konsisten, kemudian setelah para duta besar itu menjadi narasumber, kita ajaklah mereka berkeliling ke kampung KB," katanya.

Ia memaparkan, program Ambassador's Talk telah mengundang beberapa duta besar, di antaranya Belanda dan Australia.

"Kita setiap bulan mengadakan program Ambassador's Talk, kita undang duta-duta besar Australia sebagai pembicara di Indonesia, begitu juga sebaliknya, duta besar Indonesia yang ada di Australia juga berbicara," ujar dia.

"Duta besar Belanda juga kita undang, Belanda ini kan terkenal sebagai negara yang seks bebas, jadi kita fokuskan ke situ, maksudnya seks bebas itu bagaimana, kesehatan reproduksi di sana bagaimana," imbuhnya.

Ia menyebutkan, setiap tahun minimal ada 12 negara yang diundang untuk berbicara di BKKBN 12 terkait kesehatan reproduksi, dan topik-topik tentang keluarga lainnya.

"Lembaga-lembaga donor pun akhirnya datang, karena yang penting tujuan saya itu supaya dunia kenal dengan BKKBN sehingga jaringannya terbuka lebar. Kemudian di tahun berikutnya, saya undang lah mereka (duta besar) atau jajarannya ke kampung KB," tuturnya.

Delegasi dari luar negeri yang datang ke Indonesia, kemudian dibagikan pengetahuan seputar kesehatan reproduksi yang telah dilakukan di Indonesia, misalnya lewat aplikasi elektronik siap nikah dan siap hamil (elsimil), Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Lansia (BKL), Bina Keluarga Remaja (BKR).

"Mereka kita ajak ke sini, dan mereka mau juga pakai duit mereka, kami bantu bagaimana agar mereka bisa menyerap anggarannya. Target saya itu untuk mencapai UN Population Award, jadi kita memang benar punya program banyak, tidak hoaks," paparnya.

Selain untuk berbagi pengetahuan tentang kesehatan reproduksi atau program-program kependudukan, menurutnya kampung KB juga dapat menjadi salah satu potensi pariwisata Indonesia di mata dunia.

"Efek sampingnya luar biasa, saya bawa orang-orang Eropa ke Sulawesi dalam perjalanan menuju kampung KB, di jalan minta berhenti untuk foto-foto, sampai di kampung KB pun mereka senang. Inilah yang membuat Indonesia itu dikenal, danalhamdulillahdi tahun 2022, 33 tahun setelah tahun 1990, Indonesia berhasil mendapatkan kembali UN Population Award, mengalahkan 95 negara lainnya," ucap Rizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.