Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang HPN 2024, PWI Siapkan Sekolah Jurnalisme Versi Baru

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 09:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang HPN 2024, PWI Siapkan Sekolah Jurnalisme Versi Baru Doc: KORAN JAKARTA/PWI Pusat
Ket. Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat dan jajaran pengurus, Direktur SJI Ahmed Kurnia dan Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat bersama-sama melihat persiapan ruang kelas SJI di Gedung PWI Jabar.

BANDUNG - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mempersiapkan Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) versi baru dengan materi kekinian untuk memperkuat kemampuan kerja wartawan era 4.0.

Para peserta SJI setelah mengikuti proses belajar diharapkan mampu bekerja multitasking, serba bisa dengan memanfaatkan teknologi terkini, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence).

SJI versi baru akan diluncurkan di Kota Bandung, Jawa Barat pada 29 Januari 2024 dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2024.

"Proses belajar-mengajar di SJI akan menekankan prinsip learning by doing," kata Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Mohammad Nasir, Senin (8/1) yang memimpin rapat koordinasi bersama jajaran pengurus PWI Jawa Barat, dalam keterangan pers yang diterima pada Selasa (9/1).

Nasir menambahkan, para pengajar yang memberikan materi dalam SJI juga para wartawan senior yang berpengalaman dan memiliki kemampuan mengajar yang mumpuni. Tak hanya itu, para pengajar SJI juga akan diperkuat oleh akademisi dari berbagai perguruan tinggi.

Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Gedung PWI Jawa Barat (Jabar) mengatakan, SJI akan diikuti peserta secara selektif, para wartawan dan pengurus PWI.

"Mereka yang mendapat kesempatan belajar di SJI diharapkan bisa menularkan pengetahuan dan keterampilan jurnalisme terkini pada wartawan lain. Ini penting," kata Hilman dalam rapat yang juga dihadiri pengurus PWI Jabar, antara lain Tantan Sulthon B, Dedy Suhaeri, Roberto Arieza Martin Purba, Ati Suprihatin, Ari, Wawan Ruswana, dan Satriya Graha.

Selesai rapat koordinasi, dilanjutkan melihat bersama lokasi persiapan pelaksanaan SJI di aula gedung PWI Jabar. "Sudah cukup memadai tempatnya," kata Direktur SJI Ahmed Kurnia.

SJI yang didirikan oleh PWI Pusat sempat terhenti dalam enam tahun terakhir. Tetapi karena pentingnya pendidikan tambahan untuk wartawan di era serba internet, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengaktifkan kembali SJI dengan materi pelajaran yang disesuaikan perkembangan teknologi terkini. Jawa Barat mendapat kesempatan pertama menjadi tempat dimulainya SJI.

Sementara itu, Direktur SJI Ahmed Kurnia menambahkan bahwa dalam penyelenggaraan pendidikan nantinya peserta didik akan dibekali dengan materi critical thinking, integritas, liputan multitasking yang berkait dengan penggunaan teknologi terkini, dan wawasan kebangsaan yang menjadi ciri khas wartawan anggota PWI.

Wakil Direktur SJI Iman Handiman menambahkan, pola pelaksanaan SJI sama di seluruh Indonesia. Kesempatan pertama SJI dilaksanakan di Bandung. Selanjutnya akan diselenggarakan di seluruh provinsi. Polanya bisa diambil dari SJI Bandung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.