Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Geologi Temukan Arang Kayu Purba Saat Menyelidiki Gempa Sumedang

📅 Jumat, 05 Jan 2024, 17:26 WIB | Oleh:
Badan Geologi Temukan Arang Kayu Purba Saat Menyelidiki Gempa Sumedang Doc: ANTARA/HO-Badan Geologi
Ket. Tangkapan layar arang kayu pada lapisan batu lempung yang berhasil ditemukan oleh penyelidik kebumian Badan Geologi saat melakukan survei patahan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menemukan arang kayu purba pada lapisan batu lempung di sela penyelidikan patahan penyebab gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.Penyelidik Bumi Ahli Muda dari Pusat Survei Geologi, Sukahar Eka Adi Saputra mengatakan Sesar Cipeles terdiri atas batuan vulkanik tua dan muda, serta pasir tumpahan.
"Kami menemukan arang kayu pada lapisan batu lempung yang kami interpretasikan sebagai Paleodebris atau longsoran purba," ujarnya dalam konferensi pers bertajuk "Mengupas Gempa Sumedang" yang dipantau di Jakarta, Jumat (5/1).

Sejauh ini Badan Geologi menduga arang kayu purba itu muncul akibat aktivitas tektonik masa lalu di zona Sesar Cipeles.

Menurut Eka, temuan itu masih menjadi misteri dan pihaknya berencana melakukan radiometric datinguntuk menentukan umur absolut dari arang kayu purba tersebut."Mudah-mudahan terjawab misteriPaleodebrisdi daerah tersebut," kata Eka.

Badan Geologi menyatakan segmen Sesar Cipeles menjadi penyebab gempa bumi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada 31 Desember 2023 dan 1 Januari 2024.

Patahan Cipeles berlokasi di Sungai Cipeles dengan arah segmen patahan barat daya-timur laut relatif ke arah utara. Segmen Patahan Cipeles berada di ujung timur laut Sesar Cileunyi-Tanjungsari. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.