Dihujani Kecaman, TV Prancis Tayangkan Bendera Korea Selatan Mirip Bendera Jepang

Selasa, 02 Jan 2024, 10:48 WIB

PARIS/SEOUL - Sebuah saluran berita Prancis dihujani kritik dari pemirsa di seluruh dunia setelah menayangkan gambar bendera nasional Korea Selatan dengan simbol yang salah di tengahnya sehingga tampak mirip dengan lingkaran merah di bendera Jepang.

Yonhap melaporkan, stasiun televisi swasta Prancis, LCI, menggunakan grafik yang salah dalam acara berita sore pada Minggu (31/12) waktu setempat ketika memuat laporan tentang hasil pertemuan penting Partai Pekerja yang berkuasa di Korea Utara.

Ket. Foto: Gambar yang diambil dari saluran YouTube saluran berita Prancis LCI pada 2 Januari 2024 ini menunjukkan bendera Korea Selatan (kanan) dengan lingkaran merah salah di tengahnya. — Sumber: Yonhap

Layar di belakang reporter memperlihatkan bendera kedua Korea, dengan bendera Korea Selatan yang memiliki lingkaran merah di tengahnya, bukan lingkaran Taegeuk yang berwarna merah dan biru.

Empat trigram hitam yang mengelilingi simbol Taegeuk berada dalam bentuk dan urutan yang benar. Tidak ada kesalahan pada bendera Korea Utara.

Lebih dari 124.000 pemirsa telah menyaksikan klip berita ini di saluran YouTube LCI, ratusan komentar dalam bahasa Prancis, Korea, dan Inggris melontarkan kritik terhadap laporan berita dan menyebutnya sebagai "menghina".

Banyak komentar yang merujuk pada sejarah perseteruan antara Korea Selatan dan Jepang pada periode 1910-1945 ketika Korea berada di bawah kekuasaan kolonial Jepang.

"Apakah Anda menyadari kesalahan besar yang dilakukan pada tampilan bendera Korea Selatan di awal laporan? Ini sangat besar, terutama jika Anda mengetahui sejarah antara Korea dan Jepang," salah satu komentar dalam bahasa Prancis.

"Ini sangat tidak menyenangkan. Jika Anda mengetahui sejarah kami, tidak mungkin ada 'kesalahan' yang menyinggung seperti ini," komentar lainnya dalam bahasa Korea.

Komentar lain menyamakan insiden tersebut dengan bendera Prancis yang diedit dengan menyertakan swastika dari bendera Nazi Jerman.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.