Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Bisa Cepat Diwujudkan, Menkop UKM Wujudkan Hilirisasi Lewat Rumah Produksi Bersama Kakao

📅 Sabtu, 23 Des 2023, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Bisa Cepat Diwujudkan, Menkop UKM Wujudkan Hilirisasi Lewat Rumah Produksi Bersama Kakao Doc: ANTARA/HO-KemenKopUKM
Ket. Pekerja sedang bekerja di Rumah Produksi Bersama Komoditas Kakao di Kabupaten Jembrana, Bali, Jumat (22/12/2023).

Jakarta - Semoga bisa cepat diwujudkan, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah(Menkop UKM) Teten Masduki meresmikan Rumah Produksi Bersama (RPB) khusus Komoditas Kakao di Kabupaten Jembrana, Bali, yang menjadi wujud nyata dukungan terhadap hilirisasi produk unggulan Bali.

"RPB Jembrana inipilotingdan harus sukses, sehingga harapannya RPB bisa dibangun tiap tahunnya di Indonesia. Saya lihat secara langsung, RPB ini yang paling keren," kata Menkop UKM Teten Masduki pada Peresmian RPB Komoditas Kakao seperti dikutip dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Menteri Teten menjelaskan bahwa pembangunan RPB bertujuan agar produk UMKM bisa memenuhi standardisasi industri melalui penggunaan teknologi modern.

"Kalau membagikan alat sederhana, dikhawatirkan kualitas produk tak akan meningkat. Maka kita bangunkan pabrik bersama dengan alat-alat modern agar memenuhi standar pabrik," ujarnya pula.

Tujuan RPB kedua sebagai perwujudan dari aksi nyata pemerintah terhadap kebijakan hilirisasi. Teten menyampaikan bahwa hilirisasi bukan hanya wilayah usaha besar, tetapi juga melibatkan UMKM seperti kakao dari Jembrana yang berkualitas dunia.

"Kami tidak boleh lagi ekspor komoditas yang masihrawmaterial atau mentah. Kalau masih seperti itu ya tidak berubah sejak zaman kolonial. Zaman VOC ekspor kakao maupun rempah-rempah mentah, sekarang harus dikirim dalam bentuk setengah jadi atau barang jadi. Kakao salah satu unggulan komoditasnya," katanya lagi.

Lebih lanjut Teten menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong Bali menjadi daerah unggulan untuk ekspor produk kakao Bali, karena sudah mendapatkan keunggulan di pasar ekspor. Meskipun sebagai produsen kakao utama, namun produk ini belum dapat menciptakan nilai tambah dan brand dunia.

"Industrialisasi atau hilirisasi untuk komoditas cokelat harus segera diimplementasikan secara cepat dan terintegrasi, guna menjawab tantangan ini," katanya pula.

Tak hanya itu, ia juga sangat mendukung jika RPB bisa diintegrasikan dengan lahan petani kakao yang mencapai 5.000 hektare dengan membanguncorporate farmingdalam skala ekonomi.

Sedangkan di sisi hulu, Kemenkop UKM siap membantu dengan menyiapkan bisnis modelnya berbadan hukum melalui koperasi multipihak, dan dibantu dari sisi pembiayaan oleh LPDB-KUMKM. Sementara kendala pembibitan ada pada kewenangan Kementerian Pertanian (Kementan), yang ke depan bisa untuk saling dikerjasamakan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan bahwa pihaknya bertekad tidak akan menjadikan pembangunan RPB sebagai ajang gagah-gagahan saja, tetapi menjadi proses belajar bagaimana petani kakao Jembrana bisa berkembang dan sukses. Sehingga, kakao menjadi tulang punggung masa depan petani kakao di Jembrana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.