Pemprov Jatim Gelar Pameran Naskah Kuno Karya Ulama Indonesia

Sabtu, 23 Des 2023, 09:10 WIB

SURABAYA -Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Komunitas "Nahdlatut Turots" menggelar pameran naskah kuno karya sejumlah ulama Indonesia di Surabaya, 21 - 22 Desember 2023.

Ket. Foto: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parwansa mengamati naskah kuno karya sejumlah ulama Indonesia yang dipamerkan di Surabaya, Jumat malam (22/12/2023). — Sumber: ANTARA/Hanif Nashrullah
"Dari pameran ini kita bisa memahami betapa ulama-ulama Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa," Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyaksikan pameran di Surabaya, Jumat (22/12) malam.

Pameran tersebut menampilkan naskah kuno karya sembilan ulama Indonesia yang mayoritas berasal dari Jawa Timur.

Masing-masing adalah naskah karya Syaikhona Kholil Bangkalan, Hidratussyeikh Hasyim Asy'ari, Syekh Nawawi Al Bantani dan Syaikh Mahfudz At Tarmasi.

Selain itu K.H. Soleh Darat, K.H. Ahmad Rifai Kalisalak, K.H. Fadholi Senori, K.H. Maskumambang dan Syekh Ihsan Jampes.

Seperti terlihat dalam pameran, naskah karya ulama-ulama Indonesia tersebut ditulis menggunakan huruf Jawa. Sebagian besar ditulis menggunakan huruf Arab.

Tampak naskah tertua yang dipamerkan berasal dari abad ke-15 yang ditulis di atas daun lontar.

Sebagian besar naskah lainnya ditulis di atas serat tanaman Broussonetia papyrifera atau lebih dikenal dengan kertas daluang.

Pameran yang sama pada tahun lalu pernah digelar oleh Gubernur Khofifah di Riyadh, Arab Saudi, selama empat hari, 26 - 28 November 2022.

Menurutnya beberapa kitab yang pernah ditulis ulama Indonesia bahkan sampai sekarang masih banyak dikoleksi oleh ilmuan di luar negeri.

"Kitab-kitab karya Syekh Nawawi Al Bantani, asal Banten, misalnya, tergolong sangat populer di negara-negara kawasan Timur Tengah," ujarnya.

Selain itu, Khofifah menandaskan, beberapa kitab karya Syaikh Mahfudz At Tarmazi asal Pacitan, Jawa Timur, dipakai sebagai kurikulum Perguruan Tinggi jenjang Strata 3 di negara-negara Timur Tengah.

"Kalau naskah-naskah kuno ini terus digali dan dikuatkan, ulama-ulama kita rata-rata pemikirannya moderat. Maka pemikirannya bisa membangun seiring dengan pertumbuhan budaya setempat," tuturnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.