Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Generasi Z Diajak untuk Tingkatkan 'Softskills' dan Berpikir Kreatif

📅 Sabtu, 23 Des 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Generasi Z Diajak untuk Tingkatkan 'Softskills' dan Berpikir Kreatif Doc: ANTARA/HO-Humas Kementerian Ketenagakerjaan
Ket. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (lima dari kiri) saat acara Menaker Talks bertajuk "Building Work Ethics & Creative Mindset" di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Jumat (22/12/2023).

Surabaya - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengajak generasi Z untuk meningkatkansoftskillsdan berpikir kreatif agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dunia industri.

"Saya sangat berharap generasi milineal dan generasi Z Indonesia dapat mengembangkansoftskillsdan berpikir kreatif karena ini menjadi salah satu keunggulan dalam memenangkan persaingan di pasar kerja global. Mari kita tingkatkan kompetensi kerja untuk menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045," ujar Ida Fauziyah dalam acara Menaker Talks bertajuk "Building Work Ethics & Creative Mindset" di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Jumat.

Ida Fauziyah menegaskan untuk dapat memenangkan persaingan di era pasar kerja global maka angkatan kerja muda harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan Industri.

Kompetensi tersebut meliputiknowledge, skillsdanattitude. Menurut dia, keluhan dari dunia industri untuk tenaga kerja muda adalahattitude.

"Untuk dapat meraih sukses di dunia industri maka angkatan kerja muda harus disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, menghargai dan menghormati orang lain, dapat berpikir kreatif, memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik serta dapat bekerja sama dalam satu tim," katanya.

Ida Fauziyah juga meminta mahasiswa untuk terus menjaga motivasi diri, menggali keterampilan, dan terus memperkuat kompetensi guna menghadapi persaingan dunia kerja.

"Yang harus adik-adik lakukan adalah menjaga motivasi dalam diri adik-adik semua. Dunia pasar kerja sangat kompetitif. Adik-adik akan menemui kompetisi yang sangat luar biasa," ujarnya.

Ditambahkan Ida Fauziyah, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sangat besar dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap memenuhi pasar kerja yang dinamis. Selain itu, Perguruan tinggi dapat menjadi kontributor agar tidak terjadigapteknologi.

"Perguruan tinggi harus mampu menyiapkan skill dan kompetensi tenaga kerja kita menyesuaikan pasar kerja yang sangat dinamis. Perguruan tinggi harus bisa membaca jenis-jenis pekerja baru yang muncul," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.